Sebastien Ogier Ungkap Dua Alasan Utama Gagal Bersaing dengan Elfyn Evans di Rally Jepang
Kejuaraan dunia rally semakin memanas dengan peristiwa menarik di Rally Jepang akhir pekan lalu. Sebastien Ogier, pembalap juara dunia sembilan kali, harus puas dengan posisi kedua di belakang pemenang Rally Japan, Elfyn Evans.
Faktor Kunci yang Membuat Ogier Terhenti
Ogier sudah membidik kemenangan sejak awal, tetapi dia harus berjuang untuk mengejar ketertinggalan karena start keenam di lintasan yang semakin kotor. Hal ini membuatnya kehilangan 16.7 detik dari Evans di lintasan pertama melalui Terowong Isegami pada Jumat.
Selain itu, masalah lain yang dihadapi Ogier adalah performa ban keras Hankook di kondisi trek Jepang. Di lintasan aspal Sirkuit Canaria sebelumnya, Ogier mampu meraih kemenangan dengan ban keras tersebut. Namun, di Jepang, suhu tinggi dan lintasan yang teknis membuatnya kesulitan untuk mengekstrak kecepatan konsisten yang diperlukan.
Upaya Ogier Mengatasi Masalah
Meskipun telah mencoba segala cara dalam penyetelan mobil, Ogier tetap sulit untuk menyelesaikan masalah ban tersebut. Ia mengakui bahwa ban keras ini tidak cocok dengan gaya mengemudi yang ia miliki.
Ogier tidak menyalahkan diri sendiri sepenuhnya karena penampilan menurunnya. Ia mengakui bahwa Evans begitu kuat dan pantas meraih kemenangan. Meskipun Ogier tidak tampil sebaik biasanya di lintasan aspal, ia memastikan bahwa penampilannya tidak buruk di Rally Japan.





