Crystal Palace Juara Conference League dengan Gol Terakhir Mateta

by -88 Views






Crystal Palace Juara UEFA Conference League

Crystal Palace Raih Trofi Eropa Pertama dalam Sejarah

Jakarta – Crystal Palace menutup musim dengan cara yang sulit dibayangkan beberapa bulan lalu. Klub asal London itu sukses meraih trofi Eropa pertama dalam sejarah setelah menundukkan Rayo Vallecano dengan skor 1-0 pada final UEFA Conference League. Pertandingan berlangsung pada Rabu (28/5/2026) waktu setempat, atau Kamis dini hari.

Pahlawan Kemenangan: Jean-Philippe Mateta

Pahlawan kemenangan Palace adalah Jean-Philippe Mateta. Striker asal Prancis tersebut mencetak gol tunggal pada menit ke-51 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan jarak jauh Adam Wharton yang gagal diamankan sempurna kiper Rayo, Augusto Batalla.

Gol tersebut terasa semakin emosional karena Mateta hampir saja meninggalkan Palace pada bursa transfer Januari lalu. Namun, transfernya batal terjadi, dan kini menjadi tokoh utama dalam malam bersejarah klub.

“Saya merasa luar biasa,”

Ujar Mateta usai pertandingan. Ia mengaku mengerahkan seluruh kemampuan demi membawa Palace meraih gelar.

Dominasi Klub Inggris di Kompetisi Eropa

Keberhasilan Palace memperpanjang dominasi klub Inggris di kompetisi Eropa musim ini. Sebelumnya, Aston Villa berhasil menjuarai Liga Europa, sementara Arsenal masih akan tampil di final Liga Champions menghadapi Paris Saint-Germain.

Ini menjadi kali ketiga klub Inggris menjuarai UEFA Conference League sejak kompetisi dimulai lima musim lalu. Sebelumnya, West Ham United pada 2023 dan Chelsea pada tahun berikutnya.

Sementara itu, kekalahan menjadi pukulan emosional bagi Rayo Vallecano yang menjalani final besar pertama dalam sejarah klub. Beberapa pendukung Rayo terlihat menangis selepas pertandingan usai, terutama karena klub tersebut selama ini hidup di bawah bayang-bayang dua raksasa Madrid, yakni Real Madrid dan Atletico Madrid.

Final Ketat, Palace Lebih Efektif

Babak pertama berlangsung hati-hati dengan minim peluang bersih dari kedua tim. Palace baru benar-benar memecah kebuntuan selepas jeda melalui ketajaman Mateta di kotak penalti.

Palace sebenarnya nyaris menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas Yeremy Pino yang membentur kedua tiang gawang sebelum keluar lapangan. Sementara peluang terbaik Rayo hadir melalui sepakan voli Alemão yang masih melebar tipis dari gawang Palace.

Pada akhirnya, Crystal Palace mempertahankan keunggulan hingga laga usai dan mengukir salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah klub.


Source link