Trump Bingung: Perang Iran Berujung Kena Tampar DPR

by -91 Views

Konflik AS-Iran di Tengah Kontradiksi Politik Trump

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menghadapi kontradiksi politik yang semakin sulit diabaikan terkait perang melawan Iran. Pemerintahannya menyatakan konflik tersebut telah berakhir, namun masih menjalankan negosiasi terakhir.

Resolusi Penghentian Perang Disahkan oleh DPR AS

Kontradiksi itu semakin jelas setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada Rabu meloloskan resolusi yang memerintahkan presiden menarik pasukan Amerika dari konflik dengan Iran. Resolusi tersebut disahkan dengan selisih tipis, 215 suara berbanding 208.

Pemungutan suara itu menjadi pertama kalinya salah satu kamar di Kongres berhasil meloloskan langkah semacam itu sejak dimulainya Operasi Epic Fury pada 28 Februari lalu, yang menandai keterlibatan langsung AS dalam perang melawan Iran.

Anggota Partai Republik yang Membelot

The Guardian melaporkan bahwa empat anggota Partai Republik ikut mendukung resolusi tersebut, menunjukkan keraguan terhadap perang Iran bukan hanya datang dari kubu Demokrat. Keempat anggota DPR dari Partai Republik tersebut memiliki latar belakang politik yang berbeda-beda.

Meskipun pemerintah AS menyatakan perang telah berakhir, harga bensin rata-rata nasional mendekati US$4,24 per galon. Indikator lain menunjukkan dampak besar konflik tersebut terhadap ekonomi global dan domestik AS.

Survei Economist/YouGov pada Mei menemukan bahwa 59% warga AS tidak menyetujui cara Trump menangani konflik Iran, di mana hanya 31% yang mendukung kebijakan tersebut. Survei lain menunjukkan sekitar dua pertiga warga AS mengaku terbebani oleh kenaikan harga bahan bakar.

Source link