Strategi Pemprov Malut untuk Hilirisasi Kelapa

by -72 Views

Jayapura, CNBC Indonesia – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menegaskan komitmennya dalam mengembangkan ekonomi daerah dengan memanfaatkan sumber daya alam, terutama nikel, meningkatkan SDM, pelayanan kesehatan, dan infrastruktur jalan serta jembatan.

Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Kualitas SDM

Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendukung pengembangan industri hilirisasi nikel dengan mendorong praktik pertambangan yang berkelanjutan melalui penerapan ESG (Environmental, Social, and Governance) untuk menjaga lingkungan hidup. Selain itu, upaya replanting dan reklamasi terus diawasi guna memastikan tanggung jawab industri dalam memulihkan kondisi lingkungan pasca penambangan.

Pemprov Maluku Utara juga fokus pada peningkatan investasi di sektor hilirisasi nikel untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru. Namun, selain sektor nikel, provinsi ini juga memperhatikan sektor pertanian dan perikanan dengan mengalokasikan lahan baru serta pengembangan kampung nelayan dan industri kelapa.

Dorongan bagi Petani dan Nelayan

Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka 10 ribu hektare lahan sawah baru untuk mendukung petani di Maluku Utara. Selain itu, pengembangan kampung nelayan Merah Putih juga menjadi fokus dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan di daerah tersebut.

Dialog antara Mercy Widjaja dan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dapat disaksikan dalam program Closing Bell di CNBC Indonesia pada Selasa, 11 Mei 2026.

Source link