Dampak Kabar Perusahaan Otomotif Jepang Cabut dari RI pada Ribuan Buruh

by -68 Views

Potensi Pemutusan Hubungan Kerja di Industri Otomotif Jawa Timur

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengungkap potensi ancaman terhadap ribuan pekerja di dua perusahaan komponen otomotif di Jawa Timur. Temuan ini didapatkan dari pemantauan di Pasuruan dan Mojokerto untuk mengantisipasi risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Geopolitik Pengaruhi Investasi Prinsipal Otomotif Asal Jepang

Dilansir dari keterangan resmi, Said menyebut bahwa konflik geopolitik yang berkepanjangan berdampak pada strategi investasi prinsipal otomotif asal Jepang. Informasi awal menunjukkan rencana prinsipal tersebut untuk memindahkan investasi ke negara lain dan lebih fokus pada pengembangan mobil listrik di Vietnam. Namun, Said belum merinci identitas perusahaan dan jumlah pekerja yang mungkin terdampak.

KSPI berencana untuk bernegosiasi dengan perusahaan terkait guna mempertahankan kegiatan usahanya di Indonesia agar tidak beralih ke Vietnam. Langkah ini sebagai bagian dari upaya mitigasi yang diperintahkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengantisipasi dampak perlambatan ekonomi global terhadap dunia usaha dan ketenagakerjaan.

Mitigasi Awal untuk Antisipasi PHK Massal

Upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan serikat buruh adalah dengan mendatangi langsung perusahaan yang berpotensi mengalami persoalan, bukan menunggu terjadi PHK massal. Said menekankan pentingnya mitigasi awal guna memastikan tidak terjadi PHK dan berkomitmen untuk mendukung pengembangan industri mobil listrik di Indonesia.

Sektor industri lain yang dipantau oleh pemerintah dan serikat buruh adalah industri kertas dan alas kaki yang juga menghadapi potensi ancaman terhadap ribuan pekerja.

Source link