Perang Meletus: Amerika Gempur Iran Hancurkan Markas Rudal-Drone

by -59 Views

Amerika Gempur Iran, Hancurkan Markas Rudal dan Drone

Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat (AS) kembali menggempur Iran dengan serangan udara pada Jumat (26/6) sebagai respons terhadap serangan drone Iran terhadap kapal kargo di Selat Hormuz. Kesepakatan damai yang rapuh antara kedua negara tersebut tampaknya tak bertahan lama.

Respons Militer AS

Komando Pusat AS melaporkan bahwa pesawat-pesawat mereka menyerang berbagai lokasi di Iran, termasuk markas penyimpanan rudal dan drone serta situs radar pesisir. Aksi militer AS ini dilaporkan telah berakhir, tetapi menimbulkan dampak yang signifikan.

Media Iran melaporkan bahwa proyektil dari serangan tersebut mengenai area di sekitar dermaga di Sirik, wilayah selatan Iran, sebagai respons atas serangan terhadap kapal kargo di perairan sekitar Oman.

Israel dan Lebanon Teken Kesepakatan Damai

Di tengah ketegangan antara AS dan Iran, ada tanda-tanda kemajuan di wilayah Timur Tengah lain. Israel dan Lebanon mengumumkan penandatanganan kesepakatan untuk mengakhiri konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Kesepakatan tersebut mensyaratkan kelucutan senjata oleh Hizbullah dan penarikan pasukan Israel dari Lebanon. Namun, pelaksanaan kesepakatan ini masih menjadi pertanyaan, terutama karena Hizbullah menyatakan ketidaksetujuannya.

Peringatan Iran ke Negara-Negara Timur Tengah

Iran memperingatkan negara-negara Timur Tengah agar tidak memihak AS, terutama setelah serangan terhadap kapal kargo di dekat pesisir Oman. Iran menegaskan dominasinya atas Selat Hormuz dan menuding AS sebagai penyebab ketegangan di kawasan tersebut.

Presiden AS Donald Trump menyalahkan Iran atas serangan tersebut yang dinilainya bertentangan dengan kesepakatan sebelumnya. Militer AS berkomitmen untuk melindungi jalur pelayaran yang penting di Selat Hormuz dari ancaman apapun.

Demikianlah perkembangan terbaru dalam ketegangan antara AS dan Iran serta dampaknya terhadap seluruh kawasan Timur Tengah.

Source link