Charles Leclerc Menang Dominan, Kimi Antonelli dan Red Bull Malah Terjungkal
Putaran seru dalam musim Formula 1 2026, dengan lomba-lomba yang datang begitu cepat. Saat ini, tim-tim unggulan bisa sangat memberikan kerugian besar kepada rival-rivalnya, atau mengejar ketertinggalan setelah awal musim yang buruk.
Pemenang: Charles Leclerc
Leclerc nampaknya ingin mengakhiri karier bersejarah Lewis Hamilton tahun lalu, namun Hamilton muncul lebih baik dan nyaman dengan mobilnya di awal musim ini. Ferrari pun akhirnya bangkit lewat kemenangan di Spanyol, merupakan kemenangan emosional dan populer di luar paddock Barcelona.
Leclerc mengatasi beberapa masalah dengan mobilnya, termasuk beralih ke setup rem yang diminta Hamilton. Di sesi kualifikasi terbaru, Leclerc melaju ke baris depan bersama Antonelli, dan berhasil memimpin balapan dengan mantap.
“Saya harus hati-hati menyatakan hal tersebut tanpa terlalu berlebihan, tapi kami benar-benar melakukan pekerjaan yang baik dalam menemukan titik di mana saya merasa jauh lebih nyaman dengan mobil,” ujarnya.
Leclerc menunjukkan bahwa segalanya bisa berubah cepat di F1, menjadi pelajaran bagi yang suka overreact pada satu balapan atau kejadian saja.
Kalah: Kimi Antonelli
Mercedes seakan selalu menghadirkan keseruan. Meski memiliki mobil dan power unit yang kuat, tim ini masih mengalami masalah reliabilitas pada awal masa berlaku regulasi baru.
Russell sang pembalap Mercedes yang nampaknya akan menjadi sasaran ketidakberuntungan… Saat itu Antonelli yang mendapat masalah pada mobilnya, menyebabkan beban lebih pada tim.
Pelanggaran oleh Antonelli kemudian memberikannya penalti lima detik. Apakah penalti itu terlalu berat? Mungkin, tapi jika mobil tidak mampu menjaga jalurnya dengan baik, argumen itu pupus.
Pemenang: George Russell
Meski demikian, Antonelli kehilangan banyak poin ke Russell yang kembali ke jalur kemenangan dengan finis di P2, disusul oleh Hamilton. Memang, beberapa keberuntungan mulai menyertai Russell.
“Rasanya aneh, tetapi sangat menyenangkan berdiri di podium,” ujarnya.
Kalah: Red Bull
Di sisi lain, Red Bull dengan RB22 yang diperbarui, tampil buruk di Silverstone karena kalah energi dari Mercedes dan Ferrari.
Verstappen terus berjuang dan mengalami beragam masalah. Sedangkan Hadjar berhasil finis di posisi kelima.
Pemenang: Racing Bulls
Sementara itu, tim saudara Red Bull, Racing Bulls, semakin menunjukkan performa terbaiknya dan meraih lebih banyak poin di posisi keenam dan ketujuh.
Kalah: McLaren
Meski masih mampu finis di posisi keempat berkat bantuan, McLaren mulai tertinggal dengan ketajaman mobil mereka.
Pemenang: Gabriel Bortoleto
Tim Audi akhirnya meraih poin lewat Bortoleto di posisi kedelapan, meski masih kesulitan dengan performa mesin mereka.
Kalah: Haas
Haas belum bisa bersaing sejak awal musim dan masih menunggu upgrade mesin. Dalam lomba terakhir, Haas sulit mendapatkan poin.





