Rafael Marquez Dipercaya Memimpin Timnas Meksiko Menuju Piala Dunia 2030
Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) telah memutuskan untuk menunjuk legenda sepak bola nasional, Rafael Marquez, sebagai pelatih kepala timnas Meksiko. Keputusan ini diambil setelah El Tri tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026, menggantikan posisi Javier Aguirre.
Suksesi yang Telah Disusun sejak 2024
Penunjukan Marquez sudah menjadi bagian dari rencana suksesi yang telah disusun FMF sejak tahun 2024. Dalam dua tahun terakhir, Marquez telah menjabat sebagai asisten Aguirre sebelum akhirnya dipercaya untuk memimpin tim menuju Piala Dunia 2030.
Menurut pernyataan resmi FMF, Rabu (8/7/2026), hal ini juga bertujuan untuk menjaga kesinambungan, memperkuat pengembangan tim, dan menghadapi agenda mendatang.
Reaksi Positif dari Javier Aguirre
Reaksi positif juga datang dari Javier Aguirre yang menyambut baik penunjukan Marquez sebagai penggantinya. Aguirre merasa bahwa Marquez telah menunjukkan perkembangan yang layak untuk memimpin tim nasional.
Di sisi lain, FMF juga memberikan apresiasi kepada Aguirre atas karyanya membangun kembali identitas permainan Meksiko, meskipun langkah El Tri kembali terhenti di babak 16 besar Piala Dunia setelah dikalahkan oleh Inggris.
Meskipun pernah mengalami kesulitan untuk mencapai perempat final dalam delapan dari sembilan edisi terakhir Piala Dunia, penampilan Meksiko dinilai mengalami peningkatan dari turnamen sebelumnya.
Sebagai mantan pemain dengan rekam jejak gemilang, Marquez membawa pengalaman berharga sebagai pemain yang tampil dalam lima edisi Piala Dunia bersama Meksiko dan meraih berbagai gelar bergengsi selama karier klubnya.
Setelah pensiun, Marquez memulai karier kepelatihannya di akademi Real Alcalá sebelum kemudian menangani Barça Atlètic dan akhirnya bergabung sebagai asisten Javier Aguirre di timnas Meksiko.
Dengan pengalaman dan prestasinya, diharapkan Rafael Marquez dapat membawa timnas Meksiko menuju kesuksesan di Piala Dunia 2030.



