Ismael Saibari Absen, Maroko Kehilangan Andalan Hadapi Prancis

by -95 Views

Ismael Saibari Absen, Timnas Maroko Kehilangan Andalan Jelang Hadapi Prancis

Timnas Maroko harus menerima kenyataan kurang menggembirakan menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Prancis. Gelandang serang andalan mereka, Ismael Saibari, dipastikan absen akibat cedera hamstring yang belum pulih.

Pertandingan antara Maroko dan Prancis dijadwalkan berlangsung pada Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Absennya Saibari tentu menjadi pukulan bagi Atlas Lions, karena kontribusinya yang gemilang sepanjang turnamen ini.

Cedera Hamstring Paksa Saibari Menepi

Ismael Saibari mengalami cedera saat Maroko menghadapi Kanada dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-0 pada babak 16 besar. Meskipun Saibari sudah berusaha pulih, namun kondisinya belum memungkinkan untuk bermain di laga penting melawan Prancis.

Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, memastikan bahwa pemain berusia 24 tahun tersebut belum siap untuk berlaga melawan Les Bleus. Ouahbi menyatakan bahwa semua pemain tim dalam kondisi siap 100 persen, kecuali Saibari.

Ismael Saibari, yang baru saja pindah dari PSV Eindhoven ke Bayern Munchen, tampil mengesankan sepanjang Piala Dunia 2026. Ia berhasil mencetak gol dalam tiga pertandingan fase grup dan menjadi penentu kemenangan Maroko atas Belanda lewat adu penalti pada babak 32 besar.

Maroko Incar Balas Dendam kepada Prancis

Tanpa kehadiran Saibari, posisi gelandang serang diperkirakan akan diisi oleh Soufiane Rahimi, yang juga tampil impresif dalam pertandingan sebelumnya. Laga melawan Prancis juga menjadi kesempatan bagi Maroko untuk membalas kekalahan 0-2 pada semifinal Piala Dunia 2022.

Meski harus kehilangan salah satu pemain kunci, Mohamed Ouahbi menekankan bahwa timnya tidak hanya akan datang sebagai pelengkap. Mereka berusaha keras untuk memenangkan pertandingan dan membuktikan bahwa mereka layak berada di tahap ini.

Brahim Diaz, gelandang dari Real Madrid, juga menyatakan optimisme yang tinggi. Diaz yakin bahwa Maroko mampu memberikan perlawanan sengit kepada Prancis yang merupakan salah satu kandidat kuat juara.

Source link