Kisah Penemuan Jenazah Sutrimo di Klinik Kebayoran Baru
Pada Kamis (23/7), seorang juru parkir memberikan kesaksian mengejutkan terkait penemuan jenazah pria bernama Sutrimo di sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peristiwa tragis ini menghebohkan warga sekitar, termasuk Deni, sang juru parkir yang memberikan informasi kepada wartawan di Jakarta.
Keadaan Klinik yang Mencekam
Deni mengungkapkan bahwa saat ia melihat jenazah Sutrimo, ia terkejut melihat busa keluar dari hidung pria tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa klinik tempat kejadian sudah lama tidak beroperasi, sekitar satu tahun lamanya. Hal ini membuat klinik tersebut terlihat sepi tanpa aktivitas pengunjung atau kendaraan masuk ke dalamnya.
Meskipun berada di sekitar lokasi penemuan jenazah, Deni mengaku bahwa ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah bangun pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, dia melihat kerumunan orang di sekitar area klinik, dan jenazah Sutrimo telah ditutupi dengan sprei di dalam pelataran klinik yang sepi.
Upaya Penyelidikan oleh Kepolisian
Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan penyelidikan intensif terkait kasus kematian Sutrimo. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan petunjuk di lokasi, dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar klinik. Tim forensik bahkan turut serta dalam mengumpulkan barang bukti di area klinik tersebut.
Polisi telah menyelesaikan olah tempat kejadian pada pukul 14.13 WIB, namun penyebab kematian Sutrimo masih menjadi misteri. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa korban ditemukan tidak sadarkan diri di halaman klinik dan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Sutrimo.





