Penyebab Produksi Harian Minyak RI Turun di Bawah 600.000 Barel

by -49 Views

Masih di Bawah Target, Produksi Minyak RI Tercatat 578.156 BPH

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bahwa produksi minyak Indonesia selama periode Januari-Juli 2026 mencapai 578.156 barel per hari (bph). Angka ini masih di bawah target produksi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang sebesar 610.000 bph.

Penyebab Rendahnya Produksi Minyak

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan produksi minyak masih rendah hingga pertengahan tahun 2026.

Salah satunya adalah adanya kebocoran dan kebakaran pipa PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Area KP 222 dan KP 294, yang mengganggu pasokan gas untuk produksi minyak di Wilayah Kerja Blok Rokan, Riau. Selain itu, gangguan pada sistem kelistrikan di WK Rokan juga turut memengaruhi produksi minyak.

Sementara di WK Cepu, terjadi percepatan penurunan laju produksi alamiah yang menyebabkan kendala operasional.

Upaya Perbaikan Produksi

Meskipun produksi minyak dan gas bumi mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Kementerian ESDM terus melakukan upaya untuk memperbaiki kondisi tersebut. Pembangkit listrik yang mengalami gangguan di WK Rokan sedang dalam tahap perbaikan, dan langkah-langkah telah diambil untuk mengurangi natural decline di lapangan Cepu.

Dengan realisasi produksi minyak Blok Rokan dan Blok Cepu yang masih di bawah target, perlu adanya kerjasama antara pemerintah, operator lapangan, dan semua pihak terkait untuk memastikan produksi minyak Indonesia dapat optimal kembali.

Demikian perkembangan terkini terkait produksi minyak Indonesia yang masih di bawah target pada tahun 2026.

Source link