Kota Bak Ditelan Lumpur: Banjir Bandang Nepal

by -47 Views

Banjir dan Longsor Mematikan 165 Orang dan Ratusan Hilang di Nepal-China

Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan lainnya dinyatakan hilang akibat banjir bandang dan longsor yang melanda perbatasan Nepal-China. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan parah terhadap bangunan, infrastruktur, dan lingkungan sekitar.

Banjir dan Longsor Melanda Distrik Nuwakot dan Rasuwa

Situasi genting terjadi di Distrik Nuwakot dan Rasuwa, Nepal, ketika lembah-lembah tertutupi lumpur akibat derasnya aliran banjir. Gambar drone menunjukkan betapa luasnya kerusakan yang terjadi, dengan bangunan dan kendaraan hancur tertimbun material longsoran.

Di antara kerusakan yang dilaporkan, terdapat enam pembangkit listrik tenaga air (PLTA) besar di pusat perdagangan Pelabuhan Gyirong yang terkena imbas banjir. Sungai di sekitar lokasi pun mengalami perubahan aliran hingga lebih dari 100 kilometer ke arah hilir, mendekati perbatasan dengan India.

Upaya Penyelamatan Korban dan Bantuan Darurat

Tim penyelamat Nepal bergerak cepat dengan mengerahkan helikopter untuk mencari korban selamat dan menyalurkan bantuan darurat kepada ribuan warga yang terisolasi akibat bencana. Upaya penyelamatan dilakukan untuk menemukan hampir 1.500 orang yang dilaporkan hilang, termasuk 800 warga asing.

Menurut keterangan polisi dan pejabat pariwisata Nepal, sekitar 500 warga asing termasuk dalam jumlah tersebut. Para pejabat terus berkoordinasi dengan tim penyelamat untuk memastikan keselamatan dan menyelamatkan korban yang terjebak akibat banjir dan longsor.

Peristiwa tragis ini bermula dari runtuhnya dinding lumpur dan batuan dalam jumlah besar ke sungai di kawasan Himalaya. Material longsoran, yang terdiri dari es dan batuan, diperkirakan berasal dari lereng utara Puncak Langtang Lirung di Nepal sebelum jatuh ke Sungai Lhende Khola di wilayah Tibet, memicu banjir dahsyat ke kawasan hilir.

Source link