Trump Rencanakan Serangan Baru: Ancaman Terhadap Iran

by -82 Views

Amerika Serikat Ancam Iran dengan Serangan Mematikan

Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan militer terhadap target-target terkait Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di sekitar perairan strategis Selat Hormuz. Tindakan ini tidak hanya memicu ancaman serius dari Presiden Donald Trump terhadap Iran, tetapi juga meningkatkan ketegangan di wilayah Timur Tengah.

Trump Bersikeras atas Dominasi AS di Selat Hormuz

Menurut laporan Newsweek pada Jumat (4/9/2026), Komando Pusat AS telah mengonfirmasi operasi militer yang bertepatan dengan peningkatan tekanan ekonomi AS terhadap Iran. Meskipun Menteri Keuangan AS menyatakan ambisinya untuk melemahkan rezim Teheran secara ekonomi, Trump dengan tegas menolak klaim tersebut.

Trump justru mengungkapkan kepuasannya atas dominasi AS di Selat Hormuz dan ancamannya terhadap Iran. Melalui platform media sosialnya, Trump memperingatkan kekuatan serangan AS yang siap diluncurkan jika Iran melakukan pembalasan atas tindakan militer tersebut.

Korban Sipil & Ancaman Balasan

Di sisi lain, Iran melaporkan adanya korban sipil akibat serangan AS. Meskipun Iran menuduh AS menargetkan fasilitas sipil, Komando Pusat AS membantah tuduhan tersebut. Ketegangan antara kedua negara semakin meningkat setelah Iran meluncurkan rudal balistik sebagai tanggapan terhadap serangan AS sebelumnya.

Di tengah eskalasi konflik ini, pasokan amunisi canggih AS semakin menipis, dan harga minyak mentah global terus melonjak. Departemen Luar Negeri AS bahkan telah merilis peringatan perjalanan di Timur Tengah, menyarankan warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan yang dapat terjadi kapan saja.

Situasi di Selat Hormuz semakin panas, dengan AS dan Iran saling mengancam dan merespons. Ketegangan ini semakin memperumit stabilitas di kawasan Timur Tengah dan menimbulkan ketidakpastian global terkait pasokan energi.

Source link