Erupsi Anak Krakatau: Kampus Terdampak Diminta Belajar Daring

by -78 Views

Pemerintah Minta Perguruan Tinggi Beradaptasi dengan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah meminta perguruan tinggi negeri maupun swasta menyesuaikan aktivitas akademik di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau. Kampus diimbau mengurangi kegiatan di luar ruangan untuk meminimalkan risiko paparan abu vulkanik.

Pembelajaran Secara Daring dan Hybrid

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan mengatakan perguruan tinggi dapat menerapkan pembelajaran secara daring, hybrid, atau metode lain yang dinilai efektif sesuai kondisi masing-masing. Bukan hanya proses pembelajaran yang dapat dialihkan ke metode daring atau hybrid, aktivitas layanan kantor maupun kegiatan akademik lainnya juga dapat disesuaikan untuk mengurangi dampak paparan debu akibat erupsi.

Posko Siaga di Lingkungan Kampus

Selain mengurangi aktivitas di luar kampus, Fauzan meminta seluruh pimpinan perguruan tinggi mengaktifkan posko siaga di lingkungan kampus masing-masing. Posko tersebut diharapkan menjadi bagian dari kesiapsiagaan kampus dalam menghadapi perkembangan situasi erupsi serta memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah berjalan dengan baik.

Imbauan ini dikeluarkan seiring dengan dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masih dinamis. Kondisi di sejumlah wilayah dapat berubah mengikuti perkembangan aktivitas gunung serta arah angin.

(mkh/mkh)

Source link