Film tentang dinosaurus tidak selalu harus membawa penonton ke taman hiburan dengan eksperimen genetika. Di luar seri Jurassic Park dan Jurassic World, ada sejumlah film yang menawarkan kisah lebih beragam, mulai dari persahabatan dan kehilangan hingga perjuangan bertahan hidup di dunia prasejarah.
Petualangan dinosaurus untuk tontonan keluarga
The Land Before Time menjadi salah satu film dinosaurus yang paling dikenal lintas generasi. Dirilis pada 1988 dan disutradarai Don Bluth, film animasi ini berpusat pada Littlefoot, seekor Apatosaurus muda yang terpisah dari keluarganya.
Dalam perjalanan menuju Great Valley, Littlefoot bertemu dengan Cera, Ducky, Petrie, dan Spike. Perjalanan tersebut tidak hanya diisi petualangan, tetapi juga mengangkat persahabatan, kehilangan, keberanian, serta perjuangan untuk bertahan hidup. Perpaduan tema emosional dan kisah perjalanan membuat film ini tetap dikenang meski telah berusia puluhan tahun.
Pixar menghadirkan pendekatan berbeda melalui The Good Dinosaur yang dirilis pada 2015. Film ini dibangun dari gagasan tentang dunia alternatif, ketika asteroid yang seharusnya memusnahkan dinosaurus tidak menghantam Bumi.
Tokoh utamanya adalah Arlo, Apatosaurus muda yang pemalu. Setelah terpisah dari keluarganya, Arlo bertemu Spot, seorang anak manusia. Keduanya kemudian menjalani perjalanan berbahaya untuk menemukan jalan pulang. Selain menawarkan kisah persahabatan, film ini menonjolkan visual alam yang indah sehingga sesuai untuk tontonan keluarga.
Film animasi Disney Dinosaur juga menempatkan perjalanan dan keluarga sebagai bagian penting cerita. Dirilis pada 2000, film tersebut mengikuti Aladar, seekor Iguanodon yang dibesarkan oleh keluarga lemur.
Kehidupan Aladar berubah setelah meteor menghancurkan habitat mereka. Ia lalu bergabung dengan kelompok dinosaurus yang melakukan perjalanan panjang untuk mencari tempat baru demi bertahan hidup. Salah satu ciri film ini adalah perpaduan karakter animasi dengan latar lingkungan yang dibuat menggunakan teknologi komputer dan pengambilan gambar live-action.
Dinosaurus dalam kisah survival dan petualangan
Bagi penonton yang mencari ketegangan lebih besar, 65 menawarkan pengalaman yang berbeda. Film yang dibintangi Adam Driver ini bergenre survival thriller dan mengikuti Mills, manusia dari masa depan yang mengalami kecelakaan pesawat.
Mills terdampar di Bumi 65 juta tahun lalu, ketika planet tersebut masih dihuni berbagai makhluk prasejarah. Ia harus menghadapi kondisi lingkungan yang berbahaya, termasuk ancaman dinosaurus, sepanjang upayanya untuk bertahan hidup.
Sementara itu, King Kong garapan Peter Jackson pada 2005 bukanlah film yang sepenuhnya berfokus pada dinosaurus. Namun, latar Skull Island yang dipenuhi makhluk raksasa membuatnya tetap relevan bagi penonton yang ingin menyaksikan dunia prasejarah dalam skala besar.
Film ini mengikuti petualangan Carl Denham dan rombongannya di pulau tersebut. Sejumlah dinosaurus muncul dalam cerita, termasuk dalam adegan ketika para karakter berhadapan dengan kawanan dinosaurus predator. Perpaduan aksi, petualangan, monster, dan efek visual berskala besar menjadikan King Kong pilihan tersendiri di luar film dinosaurus pada umumnya.
Lima film tersebut memperlihatkan bahwa dinosaurus dapat menjadi bagian dari banyak jenis cerita. Ada yang menekankan ikatan persahabatan, ada yang berfokus pada keluarga dan perjalanan, sementara lainnya menghadirkan ancaman serta perjuangan hidup di lingkungan prasejarah. Bagi penonton yang telah mengikuti seri Jurassic Park dan Jurassic World, daftar ini menawarkan cara lain untuk menikmati kisah tentang makhluk purba.
