Polsek Kelapa Gading menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam pencurian sepeda motor di Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara. Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah rekaman aksi pencurian beredar di media sosial.
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Dr. Girindra Wardana mengatakan, para pelaku yang diamankan masing-masing berinisial LS, RH, M, dan BS. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan korban dan menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.
Pencurian terekam CCTV
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (18/9) sekitar pukul 19.12 WIB di Gang Majelis Taklim Ash Sholihin, Kelapa Gading Timur. Saat kejadian, sepeda motor milik korban diparkir di halaman rumah.
Korban baru mengetahui kendaraan tersebut hilang sekitar pukul 20.00 WIB. Dari rekaman CCTV, polisi melihat dua pria masuk ke halaman rumah dan membawa sepeda motor itu.
Rekaman tersebut menjadi petunjuk awal bagi penyidik untuk mengembangkan kasus. Polisi kemudian mengamankan LS, RH, dan M di kawasan Kayumas, Pulogadung, Jakarta Timur. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua dari tiga orang itu diduga berperan sebagai eksekutor dalam pencurian.
Motor dijual berantai
Polisi menduga sepeda motor hasil curian tersebut tidak langsung berpindah ke tangan penadah. Kendaraan itu lebih dulu dijual melalui seorang perantara kepada BS dengan harga Rp1,5 juta.
Kepada penyidik, BS mengaku kembali menjual sepeda motor tersebut kepada seseorang berinisial C alias Kipli seharga Rp2,5 juta. Namun, C alias Kipli belum berhasil diamankan dan masih diburu petugas.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita tiga unit telepon seluler serta satu sepeda motor yang diduga digunakan saat aksi pencurian. Barang-barang tersebut diamankan untuk mendukung proses penyidikan.
“Empat orang ditangkap diduga terlibat dalam aksi pencurian di kawasan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara,” kata Girindra di Jakarta, Minggu.
Polisi masih melengkapi berkas penyidikan dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk menentukan proses hukum selanjutnya. Pengejaran terhadap C alias Kipli juga masih dilakukan.
Girindra mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. Ia meminta warga memastikan sepeda motor ditempatkan di lokasi yang aman dan tidak meninggalkan kunci di tempat yang mudah dijangkau.





