**Kronologi Pembajakan Flydubai, Kopilot Ancam 174 Orang**

by -47 Views

Penerbangan Flydubai dari Dubai menuju Tel Aviv terpaksa dialihkan ke Tabuk, Arab Saudi, setelah kopilot diduga menyerang kapten di dalam kokpit dan berusaha mengambil alih kendali pesawat. Pesawat Boeing 737 MAX 8 dengan nomor penerbangan FZ1073 itu membawa 174 penumpang, yang mayoritas merupakan warga Israel.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (30/9/2026). Pesawat semula berangkat dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), menuju Israel. Dalam penerbangan, kedua pilot dilaporkan terlibat perkelahian di kokpit. Berdasarkan keterangan pejabat Israel yang dikutip Reuters, kopilot diduga menikam kapten hingga terluka.

Dalam rentang waktu kurang dari 30 detik, pesawat disebut kehilangan ketinggian hampir 14.000 kaki. Data Flightradar juga menunjukkan pesawat sempat mengirimkan sinyal darurat, lalu memancarkan kode yang mengindikasikan kemungkinan adanya gangguan ilegal terhadap penerbangan.

Penumpang dan awak kabin masuk ke kokpit

Situasi di dalam pesawat kemudian berhasil dikendalikan setelah penumpang dan awak kabin masuk ke kokpit untuk menghentikan kopilot. Kapten yang terluka disebut masih sempat membuka pintu kokpit. Sejumlah penumpang lalu menahan kopilot tersebut.

Pada saat yang sama, dua pilot Flydubai lainnya yang kebetulan berada di dalam pesawat mengambil alih kendali penerbangan. Pesawat kemudian berbelok kembali ke wilayah Arab Saudi dan dialihkan menuju Tabuk.

Pengelola bandara menyatakan pesawat mendarat sekitar pukul 09.45 waktu setempat. Kapten dan kopilot ditemukan dalam kondisi terluka dan segera dibawa ke rumah sakit. Seluruh penumpang dilaporkan selamat.

Kopilot yang diduga melakukan serangan juga ditangkap dan diperiksa oleh otoritas Arab Saudi. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut insiden itu sebagai kejadian keamanan serius.

Motif belum dipastikan

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir menyebut peristiwa tersebut sebagai aksi seorang “teroris” yang berniat menjatuhkan pesawat dan membunuh warga Israel. Namun, motif kopilot belum diketahui secara pasti.

Flydubai memperingatkan agar tidak terburu-buru menyimpulkan motif pelaku karena penyelidikan masih berlangsung. Keterangan mengenai dugaan serangan tersebut juga masih menjadi bagian dari pemeriksaan otoritas terkait.

Setelah pesawat mendarat di Tabuk, para penumpang dipulangkan ke Israel menggunakan pesawat pengganti. Insiden itu turut mendorong Israel menyiapkan pengetatan pemeriksaan keamanan terhadap pilot yang menerbangkan pesawat menuju negaranya.

Source link