Putin Peringatkan Dunia, Nuklir Bisa Dikerahkan Jika…

by -44 Views

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa konflik terkait Ukraina dapat berkembang menuju titik yang sulit dikendalikan. Ia menegaskan Moskow siap menggunakan seluruh persenjataannya, termasuk senjata nuklir, apabila wilayah Kaliningrad diserang.

Pernyataan itu disampaikan Putin dalam Forum Valdai di Moskow, Kamis (1/10/2026). Kaliningrad merupakan wilayah Rusia yang terletak di antara Polandia dan Lituania, terpisah dari wilayah utama Rusia.

Rusia sebut tidak berencana menyerang Eropa

Dalam forum tersebut, Putin mengatakan Rusia tidak memiliki rencana untuk menyerang negara-negara Eropa. Menurut dia, Moskow ingin hidup berdampingan secara damai. Namun, sikap itu tidak berarti Rusia akan mengabaikan ancaman terhadap wilayahnya.

“Jika terjadi serangan langsung terhadap Federasi Rusia, dalam hal ini, yang kita maksud adalah Kaliningrad, dan mungkin wilayah-wilayah lain juga, maka persoalan pengerahan seluruh senjata yang dimiliki negara kita oleh Federasi Rusia tentu saja akan segera dan mau tidak mau masuk dalam agenda,” kata Putin, seperti dikutip Reuters, Jumat (2/10/2026).

“Hal ini tak terelakkan,” lanjutnya.

Putin juga menyatakan Rusia memahami bahwa pihaknya menghadapi musuh yang secara keseluruhan memiliki kekuatan sekitar dua kali lipat. Ia menyebut Prancis dan Inggris sebagai bagian dari negara-negara yang memiliki senjata nuklir.

Peringatan tersebut muncul setelah NATO menyatakan telah menerima nota diplomatik dari Rusia. Dalam nota itu, Moskow memperingatkan bahwa senjata nuklir dapat digunakan apabila aliansi Barat berupaya memutus akses menuju Kaliningrad.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan aliansi tersebut telah merespons nota Rusia dengan menegaskan bahwa NATO bersifat defensif. Ia juga menyebut ancaman penggunaan senjata nuklir tidak membantu meredakan ketegangan.

Putin ingatkan bahaya eskalasi

Putin memperingatkan bahwa rangkaian aksi dan tindakan balasan dalam konflik internasional dapat meningkat dengan cepat. Menurut dia, eskalasi yang terus berlanjut berisiko membawa negara-negara ke situasi yang tidak lagi dapat dikendalikan.

“Logika eskalasi dan tindakan balasan yang semakin keras mengarah pada titik kritis tanpa jalan kembali,” ujarnya. “Bisakah kita memastikan bahwa senjata-senjata ini tidak akan pernah digunakan? Tentu saja tidak. Kita harus mengingat hal ini dan menghindari kemungkinan tersebut.”

Ia menilai kesombongan dan rasa percaya diri yang berlebihan dapat mendorong negara-negara menuju “tepi jurang kehancuran”, terutama ketika mereka memiliki persenjataan yang mampu menghancurkan kehidupan dalam skala besar.

Dalam kesempatan yang sama, Putin mengatakan serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia telah menyebabkan kerugian sekitar 1% dari produk domestik bruto Rusia. Ia menyebut Moskow kini melakukan serangan balasan terhadap sasaran serupa.

Putin juga menilai dukungan negara-negara Barat terhadap serangan jarak jauh Ukraina sebagai ancaman. Meski demikian, ia mengatakan Rusia untuk saat ini tidak berencana menyerang pabrik-pabrik senjata di Eropa yang memasok kebutuhan militer bagi Kyiv.

Source link