Sean Diddy Combs Dikabarkan Hidup Mewah di Balik Penjara

by -33 Views

Sean “Diddy” Combs dilaporkan memperoleh sejumlah layanan khusus selama menjalani hukuman di FCI Fort Dix, New Jersey. Rapper sekaligus produser musik asal Amerika Serikat itu disebut membayar narapidana lain untuk mengerjakan berbagai pekerjaan pribadi, termasuk merapikan tempat tidur, membersihkan kamar mandi, mencuci pakaian, dan menyiapkan makanan.

Laporan tersebut pertama kali diberitakan NBC News berdasarkan keterangan empat narapidana yang pernah berada di unit yang sama dengan Combs. Keempatnya berbicara secara anonim mengenai aktivitas mantan bos label Bad Boy Entertainment tersebut di dalam penjara.

Layanan pribadi dan akses barang terlarang

Menurut para narapidana yang menjadi sumber laporan, pembayaran untuk layanan itu diduga tidak dilakukan langsung oleh Combs. Dana disebut disetorkan oleh pihak di luar penjara ke rekening commissary para narapidana yang memberikan bantuan kepadanya.

Nilai dana yang digunakan untuk membayar berbagai layanan tersebut diduga mencapai ribuan dolar. Selain pekerjaan rumah tangga, Combs juga dilaporkan menerima layanan pijat dari sesama narapidana.

NBC News turut menyebut Combs diduga memiliki akses terhadap barang-barang yang dilarang di lingkungan penjara, termasuk telepon seluler. Media tersebut mengatakan telah meninjau rekaman dari dalam fasilitas yang memperlihatkan Combs diduga menggunakan perangkat tersebut.

Laporan lain juga mengaitkan Combs dengan akses terhadap minuman beralkohol dan tablet yang telah dimodifikasi untuk digunakan menonton film. Namun, informasi mengenai minuman dan tablet itu belum dikonfirmasi secara independen.

Bantahan pihak Combs

Perwakilan Sean Combs membantah gambaran bahwa kliennya menjalani kehidupan mewah di dalam penjara. Mereka menilai perhatian media terhadap kegiatan sehari-hari Combs telah berlebihan.

Pihak Combs juga menyatakan bahwa sang musisi sedang menjalani hukuman sembari menunggu proses banding. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas laporan mengenai fasilitas dan layanan yang diduga diterimanya selama berada di FCI Fort Dix.

Federal Bureau of Prisons (BOP) tidak memberikan komentar khusus mengenai kondisi narapidana tertentu. Meski begitu, lembaga tersebut mengakui bahwa keberadaan barang terlarang, terutama telepon seluler, narkotika, dan senjata, merupakan tantangan yang terus dihadapi fasilitas pemasyarakatan.

Menjalani hukuman 50 bulan

Combs saat ini menjalani hukuman 50 bulan setelah pada 2025 dinyatakan bersalah atas dua dakwaan terkait prostitusi. Ia tidak dinyatakan bersalah atas dakwaan yang lebih berat, yakni perdagangan seks dan konspirasi pemerasan.

Berdasarkan data BOP yang dikutip media Amerika Serikat, Combs dijadwalkan menyelesaikan masa hukumannya dan dibebaskan pada 21 Januari 2028.

Source link