FIA Menyaksikan Peningkatan Mesin V8 yang Lebih Terjangkau

by -185 Views

Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, kembali menegaskan dukungannya terhadap F1 untuk beralih ke mesin V8 yang lebih murah pada musim 2029 dan menimbang peluang tim ke-12 untuk bergabung dengan Formula 1. Ben Sulayem berbicara kepada jurnalis di Grand Prix Inggris di Silverstone, dimana ia berharap peralihan ke formula mesin yang lebih ekonomis bisa terjadi secepat mungkin, mungkin pada musim 2029. Menurutnya, beralih ke mesin V8 merupakan langkah yang positif karena bisa mengurangi biaya yang tinggi yang harus dikeluarkan oleh tim untuk mesin yang ada saat ini.

Pertemuan ben Sulayem dengan berbagai produsen unit daya di Bahrain sebelumnya menekankan pentingnya F1 untuk tetap mempertahankan elektrifikasi dan bahan bakar yang berkelanjutan dalam peraturan mesin masa depan. Meskipun belum ada keputusan resmi tentang unit daya masa depan setelah pertemuan tersebut, Ben Sulayem menyoroti keinginannya untuk menggunakan mesin V8 dengan bentuk sistem hibrida yang lebih sederhana dan lebih ringan, yang diyakini bisa mengurangi bobot minimum mobil F1.

Selain membahas tentang mesin, Ben Sulayem juga membahas potensi tim ke-12 di Formula 1. Walau sebelumnya ada upaya untuk mendapatkan partisipasi dari pabrikan mobil AS, saat ini pihak berkepentingan dari Cina mulai menunjukkan minat. Meskipun demikian, Ben Sulayem menekankan bahwa proses pengajuan untuk menjadi tim ke-12 harus melalui prosedur yang ketat agar dapat memberikan nilai tambah pada seri ini. Hal ini menunjukkan perhatiannya terhadap pertumbuhan Formula 1 secara keseluruhan.

Source link