Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya TNI sebagai bagian integral dari rakyat Indonesia. Dalam upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Bandung, Prabowo menyatakan kesiapan TNI untuk siap bertempur demi membela bangsa dan rakyat. Ia menekankan bahwa TNI lahir dari rakyat, mengabdi untuk rakyat, dan siap mengorbankan hidup demi rakyat. Selain itu, Prabowo juga memberikan arahan kepada para pemimpin yang baru saja dilantik agar memimpin dengan baik serta memperlakukan pasukan TNI seakan-akan mereka adalah anak sendiri.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa seluruh anggota TNI harus menjaga integritas dan dedikasi tinggi serta selalu siap menjadi garda terdepan dalam membela Indonesia. Selain itu, Prabowo memberikan berbagai penghargaan kehormatan kepada 10 penerima Tanda Pangkat Jenderal Kehormatan, 2 penerima Tanda Kehormatan Bintang Sakti, dan 1 penerima Pangkat Kehormatan yang terbukti berdedikasi dengan tinggi. Upacara ini juga melibatkan peresmian sejumlah satuan baru TNI, termasuk Komando Daerah Militer, Komando Daerah Angkatan Laut, Komando Daerah Angkatan Udara, dan lain sebagainya.
Dalam rangka gelar pasukan, TNI mengerahkan ribuan personel dan kendaraan taktis untuk memperlihatkan kesiapan mereka. Semua ini sebagai bagian dari komitmen TNI untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara dengan wawasan pertahanan yang defensif. Upacara ini memperkuat pesan bahwa TNI adalah bagian penting dari rakyat Indonesia dan siap berkorban untuk kepentingan bangsa.

