Oracle Bangkit dengan Kontrak AI bersama OpenAI: Kekayaan Larry Ellison Meningkat 43%

by -93 Views

Pasar saham global baru-baru ini dihebohkan oleh lonjakan harga saham Oracle yang mencapai rekor tertinggi. Lonjakan tersebut, yang mencapai 43%, dipicu oleh serangkaian kontrak besar di sektor cloud AI, termasuk kontrak senilai USD 300 miliar dengan OpenAI. Kesepakatan ini dianggap sebagai salah satu kontrak cloud terbesar sepanjang sejarah dan menegaskan posisi Oracle sebagai pemain utama dalam infrastruktur kecerdasan buatan.

Dampak dari kenaikan harga saham Oracle tersebut juga dirasakan oleh Larry Ellison, co-founder perusahaan, yang melihat kekayaannya melonjak sebesar USD 100 miliar. Hal ini membuatnya semakin mendekati posisi teratas daftar orang terkaya dunia. Oracle tidak hanya berhenti pada kontrak dengan OpenAI, tetapi juga menjalin kemitraan dengan perusahaan teknologi lainnya dalam pengembangan layanan cloud berbasis AI.

Lonjakan saham Oracle juga memberikan sinyal bagi investor bahwa perusahaan yang memanfaatkan AI memiliki potensi pertumbuhan yang besar di masa depan. Di Indonesia, investor dapat memanfaatkan peluang ini melalui Nanovest, sebuah aplikasi investasi yang memberikan akses mudah ke aset global seperti saham Oracle, aset kripto, dan emas digital.

Dengan demikian, kenaikan harga saham Oracle bukan hanya mencerminkan tren teknologi, tetapi juga memberikan gambaran tentang kekuatan AI sebagai penggerak pasar modal global. Melalui aplikasi Nanovest, investor dapat lebih mudah berinvestasi di berbagai instrumen keuangan global dan mengelola portofolio mereka dengan lebih efisien.

Source link