Arah Kebijakan Cukai Purbaya: Sempat Kaget & Sebut Firaun

by -107 Views

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kekagetannya atas tingginya tarif cukai hasil tembakau di Indonesia. Ia merasa bahwa tarif cukai rokok yang tinggi bisa mengganggu iklim bisnis industri tembakau. Purbaya menyebutkan bahwa tarif CHT yang tinggi telah menekan penerimaan negara, namun ia juga mempertanyakan mengapa tarif cukai harus dinaikkan jika dengan menurunkannya dapat meningkatkan pendapatan negara.

Meskipun Purbaya sadar bahwa kebijakan tarif CHT yang tinggi bertujuan untuk mengontrol konsumsi rokok, bukan hanya untuk mendulang penerimaan cukai semata. Namun, dia juga menyoroti bahwa ada kekurangan dalam desain kebijakan tersebut yang tidak memperhatikan tenaga kerja yang terlibat dalam industri tersebut. Purbaya menilai bahwa kebijakan yang akan dijalani di bawah kepemimpinannya akan lebih seimbang, menjaga kesehatan masyarakat sambil tetap mengendalikan konsumsi rokok tanpa merugikan industri tembakau yang menjadi sumber lapangan kerja.

Untuk merumuskan kebijakan CHT untuk tahun 2026, Purbaya berjanji untuk meninjau langsung kondisi industri tembakau dalam waktu dekat. Selain itu, dia juga akan terus memerangi peredaran rokok ilegal serta menegaskan kebijakan pelarangan peredaran rokok ilegal secara online. Purbaya menegaskan pentingnya menegakkan keadilan dalam mengenakan pajak rokok serta melindungi pasar dari peredaran rokok ilegal.

Source link