Hyundai telah mengumumkan bahwa Ott Tanak tidak akan lagi memetik poin pabrikan untuk tim mereka dalam sisa musim ini. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan peluang Tanak untuk meraih gelar juara di Kejuaraan Reli Dunia. Pekembangan ini terjadi setelah Tanak mengalami kerusakan mesin saat memimpin reli di Cile. Mesin cadangan yang dipasang juga mengalami masalah, dengan motor tersebut sebelumnya telah digunakan di reli WRC Swedia bulan Februari. Menurut peraturan WRC, setiap mobil hanya diizinkan dua mesin untuk seluruh musim, dengan setiap mesin tambahan yang dikenai penalti waktu. Yang menariknya, dalam keputusan strategis, Hyundai hanya menominasikan Thierry Neuville dan Adrien Fourmaux untuk meraih poin pabrikan dalam tiga reli terakhir. Ini berarti Tanak dapat berkompetisi tanpa tekanan poin pabrikan, memberikannya kesempatan terbaik untuk mengejar gelar pereli dan navigator tahun ini. Meskipun Tanak tertinggal 43 poin dari pemimpin klasemen, ia masih dianggap sebagai harapan terbesar Hyundai untuk meraih gelar juara. Dengan keputusan ini, Tanak juga dapat memanfaatkan mesin tambahan tanpa dikenai penalti, sehingga meningkatkan peluangnya. Selain itu, Hyundai juga sudah tertinggal 125 poin dari Toyota dalam perburuan gelar konstruktor, sehingga strategi ini diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih positif bagi tim.
Hyundai Optimalkan Kesempatan Ott Tanak di Kejuaraan WRC





