Gandeng Visa: Kartu Debit Bank Jakarta Dipakai di 200 Negara

by -158 Views

Bank Jakarta baru saja meluncurkan kartu debit Visa yang terhubung langsung dengan rekening bank dan dapat digunakan di seluruh jaringan Visa di dalam dan luar negeri. Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Pramono Anung, memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Bank Jakarta dan Visa, dengan harapannya agar pengelolaan Bank Jakarta menjadi lebih profesional.

Menurut Pramono, kartu debit Visa Bank Jakarta bisa digunakan di lebih dari 200 negara di seluruh dunia. Dalam Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Pramono mengungkapkan bahwa mulai saat itu ia akan menggunakan kartunya sendiri. Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo, menyatakan bahwa kartu debit Visa Bank Jakarta adalah salah satu tonggak penting dalam proses transformasi perusahaan. Transformasi ini dijalankan dengan fokus pada tiga pilar utama, yaitu pertumbuhan ekosistem Jakarta, penguatan kualitas aset dan tata kelola, serta pembangunan kapabilitas digital dan pemberdayaan manusia.

Selama 6 bulan pertama setelah peluncuran, Bank Jakarta menargetkan mendapatkan sekitar 400.000 pengguna. Kolaborasi antara Bank Jakarta dan Visa diharapkan dapat memudahkan masyarakat Jakarta dalam bertransaksi, mulai dari kebutuhan umrah hingga transaksi bisnis UMKM. Fitur kartu debit Visa Bank Jakarta meliputi kemampuan untuk berbelanja offline dan online di dalam dan luar negeri, tarik tunai di ATM luar negeri dengan jaringan Visa/Plus, transaksi dengan tap kartu, serta berbagai promo di merchant Bank Jakarta dan Visa. Kartu ini juga dilindungi dengan teknologi chip EMV untuk mencegah pencurian data dan transaksi ilegal.

Bank Jakarta berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan dan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Jakarta, dengan kolaborasi yang diharapkan bisa sukses melalui keterlibatan Pemerintah Provinsi Jakarta, regulator, mitra strategis, dan masyarakat secara keseluruhan. Akan ada peningkatan signifikan dalam gaya hidup, bekerja, dan berusaha di Jakarta, dan pembayaran digital diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menuju transformasi tersebut. Perubahan ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang bertujuan meraih peringkat 50 besar di dunia pada tahun 2030.

Source link