Sekutu Amerika Mulai Berkibar ke China Setelah Trump Minggir

by -39 Views

Dekat dengan China, Kanada Memangkas Tarif EV dan Canola

Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Kanada semakin renggang sejak Donald Trump terpilih untuk masa jabatan keduanya sebagai Presiden AS. Trump mengancam Kanada dengan tarif tinggi, padahal AS selama ini menyerap 76% ekspor Kanada. Kanada kini tampak memperkuat hubungan dengan China, yang merupakan negara ‘musuh bebuyutan’ AS. Kesepakatan perdagangan awal antara Kanada dan China diumumkan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. China dan Kanada berjanji untuk menghapus hambatan perdagangan secara strategis.

Kanada akan mengizinkan masuk hingga 49.000 kendaraan listrik (EV) China dengan tarif 6,1%. Ini menurun drastis dari tarif 100% yang diberlakukan sebelumnya. Kesepakatan ini diharapkan akan memberikan manfaat yang lebih besar untuk warga Kanada dan membuka peluang investasi baru dari China. Kanada juga mendapat imbal balik dengan penurunan tarif pada biji canola dan barang-barang lainnya.

Perjanjian perdagangan ini diharapkan akan membantu Kanada membangun sektor EV yang kompetitif. Selain itu, kerja sama dengan China dalam penyimpanan energi bersih akan membuka peluang investasi baru. Meskipun Kanada adalah sekutu inti AS, Ottawa terlihat mengambil kebijakan ekonomi yang lebih pragmatis dan otonom terhadap China. Kedekatan antara Kanada dan China diharapkan dapat membawa dampak positif pada perang dagang antara China dan AS.

Seperti yang dijelaskan oleh Carney, hubungan dengan China saat ini lebih dapat diprediksi dan dapat diandalkan daripada hubungan dengan AS. Kesepakatan perdagangan ini diyakini akan membawa manfaat besar bagi Kanada dalam jangka panjang. China dan Kanada berjanji untuk memulai kembali dialog ekonomi dan keuangan tingkat tinggi serta memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang. Semoga kerja sama ini bisa membawa kesuksesan bagi kedua negara.

Source link