Cara Pramac Mengembalikan Yamaha ke Puncak: Strategi Sukses

by -133 Views

Yamaha berinvestasi besar-besaran di MotoGP mulai tahun 2024 setelah mengalami beberapa musim sulit. Banyak pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak Fabio Quartararo serta pengembangan V4 yang akan diperkenalkan di M1. Pada tahun tersebut, Yamaha juga mengukuhkan kemitraannya dengan Pramac untuk memiliki tim satelit pada 2025, sesuatu yang tidak pernah terjadi sejak 2022. Kendati motor masih memiliki performa kurang, kerjasama dengan Pramac diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar di masa depan.

Direktur umum Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, menggambarkan bahwa tahun sebelumnya merupakan tonggak penting dalam hubungan dengan Pramac. Mereka mengutip metafora bambu untuk menggambarkan bagaimana mereka telah menanam benih yang kini perlu tumbuh. Yamaha menjanjikan Pramac status “tim pabrik kedua”, membangun hubungan yang kuat untuk meluncurkan potensi anak didiknya serta membantu mengembangkan V4-nya.

Pramac, yang telah meraih gelar tim pada 2023 dan gelar pembalap pada tahun berikutnya melalui Jorge Martín, memiliki keyakinan yang tinggi untuk bisa meraih prestasi yang sama bersama Yamaha. Mereka menekankan pentingnya dukungan bagi Yamaha dan pengembangan motor yang berkelanjutan agar Yamaha bisa bersaing di posisi teratas di masa depan. Dengan fokus pada musim 2026 sebagai masa pembelajaran sebelum memanfaatkan teknologi V4 sepenuhnya pada 2027, keduanya berkomitmen untuk mengembalikan Yamaha ke puncak dengan kerja keras dan dedikasi.

Source link