Penyaluran Rumah Subsidi Puncaki 279.000, BRI Disorot Pemerintah

by -20 Views

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melaporkan peningkatan penyaluran rumah subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada tahun 2025. Dia mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 229.000 unit rumah, sementara pada 2025, jumlahnya telah meningkat menjadi 279.000 unit. Menurutnya, kenaikan ini mencapai 50.000 unit dalam satu tahun saja.

Pemerintah memberikan apresiasi terhadap upaya PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang turut serta dalam mensukseskan program pemerintah untuk memfasilitasi pembiayaan rumah subsidi. Kontribusi BRI dalam penyaluran rumah subsidi mengalami peningkatan hingga 100%. Menteri Ara menyampaikan terima kasih atas kerja keras BRI dalam membantu 32.000 MBR untuk mendapatkan akses ke rumah.

Ara percaya bahwa pencapaian ini menunjukkan bahwa daya beli perumahan subsidi tidak menurun, bahkan mendorong penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, rumah subsidi ini mempekerjakan rata-rata 4-5 orang, sehingga dengan 279.000 rumah yang disalurkan pada tahun 2025, lebih dari 1.000.000 orang telah bekerja di sektor ini. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, juga menyatakan dukungan baginya dan mengapresiasi capaian program penyaluran rumah subsidi.

Dalam tahun 2025, BRI telah menyalurkan lebih dari Rp16 triliun dalam pembiayaan rumah bersubsidi. Mereka berharap dapat meningkatkan penyaluran hingga 100% lagi pada tahun ini, berdasarkan target yang ditetapkan oleh Menteri Ara.

Source link