3 Negara Dikabarkan Bisa Mengakhiri Konflik AS-Israel VS Iran

by -67 Views

Konflik Timur Tengah yang semakin memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran telah menimbulkan peringatan keras dari Profesor Jeffrey Sachs, seorang akademisi ternama asal Amerika Serikat. Menurut laporan dari Russia Today (RT), Sachs mengungkapkan bahwa hanya aliansi tiga kekuatan dunia besar, yaitu India, Rusia, dan China, yang dapat menghentikan eskalasi perang tersebut sebelum kehancuran dunia terjadi.

Dalam program New Order yang dipandu oleh Afshin Rattansi, Jeffrey Sachs, Direktur Center for Sustainable Development di Columbia University, menyoroti pentingnya para pemimpin dunia untuk menghentikan konflik di Timur Tengah. Ia menekankan bahwa hanya tiga pemimpin dewasa di dunia saat ini, yaitu Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden China Xi Jinping, dan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang dapat mengatasi situasi ini bersama-sama.

Sachs juga memberikan kritik terhadap kepemimpinan politik di Israel, menyebutnya memiliki mentalitas yang tidak relevan dengan hukum internasional modern. Ia menyoroti bahwa kelompok BRICS menjadi kekuatan yang dapat diandalkan, sementara juga mengingatkan India untuk tidak terus bersekutu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Jeffrey Sachs mengajak India untuk menolak kebijakan luar negeri yang dianggapnya sebagai kesalahan besar, serta mendorong India untuk bersama-sama dengan anggota BRICS lainnya dalam upaya penengahan perdamaian global. Ia pun menutup pernyataannya dengan menyebut India sebagai calon pembela perdamaian yang ideal, terutama dengan sejarah panjang hubungan antara India dan Iran sebagai mediator yang potensial.

Sebagai seorang akademisi terkenal, Sachs menegaskan bahwa pentingnya India berperan aktif dalam menyelesaikan konflik global tanpa memihak pada kepentingan negara-negara barat yang dikendalikan oleh Amerika Serikat. Pernyataan Sachs memberikan gambaran jelas akan implikasi politik dan diplomasi di Timur Tengah serta peran penting India dalam mencapai perdamaian global yang berkelanjutan.

Source link