Aksi Trump dan Dampaknya: Neraka di Negeri Sendiri

by -82 Views

Peringatan keras yang disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait penutupan Selat Hormuz memicu reaksi tajam dari pejabat tinggi Iran. Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menilai langkah militer Washington akan memperburuk situasi, tidak hanya di Timur Tengah tetapi juga bagi warga AS. Qalibaf mengecam kebijakan perang Trump terhadap Iran yang dianggap dapat berdampak besar bagi rakyat AS. Trump memperingatkan Iran melalui platform Truth Social bahwa negara itu akan “hidup dalam neraka” jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali sebelum waktu yang ditentukan. Qalibaf menanggapi pernyataan Trump dengan keras, meminta Trump menghentikan “permainan berbahaya.” Selat Hormuz ditutup oleh Iran setelah serangan udara oleh AS dan Israel, menyebabkan ketegangan yang merenggangkan hubungan antara Iran dan AS serta Israel. Selat Hormuz merupakan jalur energi paling vital di dunia, dengan 20% pengiriman minyak global yang melintas melalui selat tersebut. Gangguan di Selat Hormuz telah mulai berdampak pada pasar energi global, dengan kenaikan harga energi yang juga terjadi di AS. Kritik terhadap pendekatan Washington juga datang dari Rusia, yang mengatakan bahwa AS harus memahami posisi Iran dalam proses negosiasi.

Source link