Drone China Unggul di Medan Perang: Keunggulan yang Mematahkan AS

by -51 Views

China Unggul Atas AS dalam Dominasi Drone Militer

Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat (AS) kembali berhadapan dengan China lewat teknologi militer. Beijing disebut berhasil mengalahkan AS dalam dominasi drone. Hal ini terungkap setelah drone yang ditemukan di Ukraina mengungkap komponen dari China mulai dari baterai, motor, dan chip. Mereka bahkan diduga turut serta dalam konflik Iran melawan Israel dan AS.

Dominasi China dan Tantangan yang Dihadapi AS

Hingga saat ini, belum terungkap sejauh mana keterlibatan China dalam pengembangan pesawat nirawak yang digunakan Iran. Meski begitu, analis pertahanan dan pakar industri menyatakan bahwa China memiliki kendali yang hampir sama dengan saat mereka intervensi dalam perang Rusia dan Ukraina. Di sisi lain, AS tidak tinggal diam dalam menghadapi dominasi China.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth telah menyiapkan program Dominasi Drone senilai US$1,1 miliar untuk meningkatkan produksi drone dalam negeri dan menurunkan biaya dengan perjanjian pembelian lebih banyak dari pemasok AS. Meskipun China unggul dalam skala produksi dan harga drone yang lebih murah, AS berusaha menutup kesenjangan tersebut.

Langkah AS dalam Menghadapi Dominasi China

AS mengalokasikan investasi besar kepada perusahaan lokal untuk memproduksi mineral yang penting bagi pembuatan motor dan baterai drone. Selain itu, mereka juga berupaya merangsang pertumbuhan rantai pasok dengan program Drone Dominance, yang berjanji untuk membeli 340 ribu drone FPV.

Meskipun langkah-langkah tersebut dianggap mantan ahli rantai pasokan Pentagon, Trent Emeneker, menuju arah yang benar, namun tetap diakui bahwa prosesnya cukup lambat. Menciptakan kembali industri drone yang ada dengan kualitas tinggi dan biaya rendah membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Source link