Ketegangan AS-Iran: Ancaman Perang Baru Mendekat

by -68 Views

Ketegangan AS-Iran di Ambang Perang Baru

Jakarta, CNBC Indonesia – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kian memasuki fase berbahaya setelah tiga bulan berlalu sejak Washington dan Israel melancarkan serangan terhadap Teheran. Kebuntuan kini terjadi di tengah blokade AS terhadap pelabuhan Iran dan kontrol ketat Teheran atas Selat Hormuz, jalur pelayaran vital dunia yang menjadi urat nadi perdagangan energi global.

Situasi itu memicu kekhawatiran baru di kalangan pembuat kebijakan internasional, bukan lagi soal apakah kesepakatan damai bisa tercapai, melainkan berapa lama ketegangan dapat bertahan sebelum kesalahan perhitungan dari Washington atau Teheran kembali memicu perang terbuka.

Teori Kesepakatan Damai dalam Masa Ketegangan

Menurut Danny Citrinowicz, peneliti senior Iran di Institute for National Security Studies Israel, melancarkan serangan baru terhadap Iran bukanlah solusi. Sebagai mantan kepala divisi Iran di intelijen pertahanan Israel, ia menyatakan bahwa Iran tidak akan menyerah meski dalam tekanan tambahan.

Pihak Iran juga menegaskan bahwa program rudal, kemampuan nuklir, dan kontrol atas Selat Hormuz adalah pilar ideologis yang tak bisa diserahkan begitu saja. Bagi Teheran, mengorbankan aset-aset strategis tersebut berarti menyerah. Oleh karena itu, terjadi kebuntuan yang sulit untuk dipecahkan.

AS dan Iran Tak Bersedia Berkompromi

Dalam upaya penyelesaian, AS menuntut Iran menghentikan pengayaan uranium selama 20 tahun, sementara Iran meminta penghentian serangan dan jaminan keamanan. Namun, belum terlihat adanya kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak. Presiden AS Donald Trump bahkan memberikan peringatan keras kepada Teheran untuk segera bergerak atau menghadapi konsekuensi yang buruk.

Konflik antara AS dan Iran juga melibatkan banyak isu, termasuk perang ketahanan di Selat Hormuz yang menjadi salah satu titik paling rumit dalam negosiasi. Diplomasi menjadi kunci untuk menghindari eskalasi yang bisa berujung pada bencana yang lebih besar.

Dengan ekonomi Iran yang tertekan di balik sikap menantangnya, Teheran sedang berjuang untuk mencari kesepakatan demi mengakhiri ketegangan tersebut. Namun, tantangan besar tetap terletak pada upaya meredakan ketegangan dan menemukan solusi yang diuntungkan kedua belah pihak.

Source link