Ratifikasi IEU-CEPA Belgia 2026: Airlangga Kejar Kesepakatan

by -87 Views

Airlangga Dorong Ratifikasi IEU-CEPA untuk Mendorong Kerja Sama dengan Uni Eropa

Jakarta, CNBC Indonesia-Pemerintah mempercepat penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Diharapkan proses ratifikasi IEU-CEPA selesai sesuai target, yaitu pada semester II tahun 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan target tersebut dalam sebuah pertemuan dengan Komisioner Perdagangan Uni Eropa, Maros Sefcovic, di Brussels Economic Security Forum di Brussel, Belgia.

Langkah Strategis untuk Membuka Akses Pasar dan Meningkatkan Perdagangan

IEU-CEPA merupakan instrumen penting dalam memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Uni Eropa. Dengan penyelesaian proses ratifikasi IEU-CEPA, diharapkan akan terbuka akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Eropa. Salah satu manfaat utama dari perjanjian ini adalah penghapusan tarif perdagangan pada sekitar 98 persen pos tarif.

Indonesia akan mendapatkan akses pasar ke Uni Eropa melalui fasilitas tarif nol persen untuk sebagian besar produk ekspor nasional. Hal ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekspor nasional dan meningkatkan nilai tambah di dalam negeri melalui program hilirisasi sumber daya alam.

Menjalin Kerja Sama Investasi pada Sektor Mineral Kritis

Selain membahas IEU-CEPA, Menko Airlangga dan Komisioner Maros juga mendiskusikan program Global Gateway Uni Eropa yang diarahkan untuk mendukung berbagai proyek strategis, termasuk investasi dan pengembangan sektor mineral kritis. Kerja sama pada sektor tersebut memiliki prospek besar mengingat Indonesia tengah mempercepat program hilirisasi sumber daya alam untuk mendukung industri teknologi hijau.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen Indonesia dan Uni Eropa untuk memperkuat kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan. Dengan penyelesaian ratifikasi IEU-CEPA pada semester II tahun 2026, diharapkan hubungan ekonomi kedua kawasan akan semakin meningkat serta mendukung implementasi penuh perjanjian pada awal tahun 2027.

Source link