Marc Marquez Affirms Informal Talks with Honda Before Ducati Move

by -72 Views

Marc Marquez Bocorkan Percakapan Informal dengan Honda Sebelum Bergabung dengan Ducati

Setelah mengonfirmasi kesepakatan jangka waktu dua tahun dengan Ducati, Marc Marquez mengungkapkan bahwa ia sempat melakukan apa yang ia sebut sebagai “percakapan informal” dengan perwakilan Honda. Mereka membahas kemungkinan Marquez kembali ke produsen Jepang tersebut.

Konfirmasi pertemuan ini pertama kali dilaporkan oleh El Periodico. Pertemuan tersebut terjadi pada Jumat sore Grand Prix Valencia tahun lalu, menjelang akhir musim 2025. Pertemuan itu dilakukan di salah satu unit hospitality Honda Racing Corporation ketika Marquez mengalami cedera, setelah menyegel gelar dunia MotoGP ketujuhnya di Jepang sebelum cedera di putaran berikutnya di Indonesia.

Marquez Prioritaskan Ducati daripada Honda

Ketika ditanya selama GP Belanda di Assen, pebalap Ducati itu menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak pernah berkembang menjadi penawaran resmi atau pembicaraan kontrak.

“Ada percakapan informal, tapi saya selalu jelas bahwa saya ingin mendengar tawaran Ducati dulu,” ungkap juara dunia bertahan itu. “Jika saya merasa bahagia di sana, saya tidak akan memainkan permainan berbicara dengan satu produsen atau yang lain. Kami duduk bersama Ducati dan langsung mencapai kesepakatan.”

Marquez tidak pernah menyembunyikan ikatan emosionalnya dengan Honda, produsen yang membawanya debut di MotoGP dan di mana ia mencatat sejarah dalam kejuaraan tersebut dengan meraih enam gelar kelas utama dari tujuh gelarnya.

Pebalap asal Spanyol itu meninggalkan Honda di akhir 2023 setelah menyetujui untuk mengakhiri kontraknya setahun lebih awal, meninggalkan gaji sekitar €20 juta untuk bergabung dengan Gresini Racing di Ducati tanpa bayaran. Sebuah keputusan yang didasari oleh logika daripada emosi, karena keterikatannya pada Honda tetap kuat setelah lebih dari satu dekade dengan pabrikan tersebut.

Honda Fokus ke Fabio Quartararo

Saat Honda menyadari bahwa memperpanjang kontrak dengan salah satu pembalap tersukses dalam sejarahnya tidak lagi menjadi kemungkinan yang realistis, perusahaan tersebut beralih ke Fabio Quartararo, yang berhasil mereka yakin sebelumnya tahun ini untuk memimpin proyek baru mereka yang dibangun di sekitar regulasi 850cc yang akan mulai berlaku pada 2027.

Marquez yakin bahwa meskipun adanya perubahan aturan teknis MotoGP yang luas untuk 2027 diharapkan akan mengatur ulang urutan kompetitif, Ducati dan Aprilia tetap akan menjadi patokan.

“Saya rasa Ducati masih akan menjadi patokan, bersama dengan Aprilia,” kata pebalap asal Cervera itu.

Ia juga bercanda bahwa baik dirinya maupun beberapa pembalap terkemuka kejuaraan belum bisa memanfaatkan sepenuhnya negosiasi kontrak baru menjelang perombakan regulasi yang signifikan.

“Pembalap-pembalap teratas belum benar-benar dapat memanfaatkan situasi tersebut,” ujarnya. “Dengan seperangkat aturan yang benar-benar baru, produsen tidak bisa menjamin bahwa mereka akan memiliki motor terbaik. Yang pasti adalah apakah tim memiliki pembalap yang bagus.”

Source link