Solusi Karung Plastik-Wrapping: Perbedaan Produsen Lokal dan Impor

by -48 Views

Industri Plastik Nasional: Tantangan, Ketidakpastian, dan Peluang

Jakarta, CNBC Indonesia- Ketua Umum Asosiasi Industri Plastik Hilir Indonesia (Aphindo), Henry Chevalier, menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi oleh industri plastik nasional di tengah gejolak ekonomi dan ketidakpastian global. Menurutnya, sektor industri plastik saat ini dalam kondisi “wait and see” karena sangat tergantung pada ketersediaan bahan baku serta kepastian hukum.

Tantangan di Sektor Industri Plastik

Aphindo menyebutkan adanya kebijakan pemerintah yang tidak bersahabat terkait bea masuk impor bahan baku plastik. Hal ini menuntut insentif yang sejalan dengan lonjakan harga bahan baku serta gangguan logistik bahan baku impor, termasuk nafta. Selain itu, kondisi industri plastik hilir juga dipengaruhi oleh sektor hulu, di mana industri petrokimia masih menghadapi tantangan dalam utilisasi bahan baku lokal.

Dalam kondisi ini, pelemahan nilai tukar Rupiah turut mempengaruhi kenaikan harga dan kelangkaan bahan baku industri plastik, menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku industri di Tanah Air.

Daya Saing Produk Lokal

Selain itu, serbuan produk jadi plastik impor juga menjadi ancaman bagi daya saing produk dalam negeri, terutama produk seperti wrapping pack dan karung plastik beras serta semen. Saat ini, hampir 40% produk wrapping pack diimpor, mengindikasikan dominasi produk impor di pasaran domestik.

Untuk lebih memahami tantangan, peluang, dan strategi yang dapat dilakukan oleh industri plastik nasional, simak wawancara lengkap antara Serliana Salsabila dengan Ketua Umum Aphindo, Henry Chevalier dalam program Manufacture Check di CNBC Indonesia.

Source link