Trump Dukung Iran, Rekayasa Israel Terkuak

by -47 Views

Ancaman Pembunuhan terhadap Pejabat Iran yang Mencemaskan

Jakarta, CNBC Indonesia – Pejabat Amerika Serikat (AS) mengirimkan peringatan tidak langsung kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf. Tindakan ini diambil karena terdapat kekhawatiran besar bahwa Israel berencana melakukan operasi pembunuhan terhadap keduanya, yang merupakan negosiator utama Iran dalam diplomasi saat ini.

Menurut laporan dari New York Times, ancaman pembunuhan ini muncul setelah kesepakatan gencatan senjata pada 8 April. Meskipun gencatan senjata rapuh, hal ini berhasil menghentikan konflik antara AS-Israel dengan Iran.

Kejadian Pendaratan Darurat yang Mencurigakan

Hal ini semakin diperparah dengan insiden pendaratan darurat yang dialami oleh Ghalibaf di Mashhad, Iran Timur Laut, setelah pesawat yang ditumpanginya terpaksa mendarat darurat. Padahal, Ghalibaf baru saja selesai melakukan dialog intensif dengan Wakil Presiden AS JD Vance di Islamabad, Pakistan pada 12 April.

Keamanan Iran berhasil mendeteksi dua jet tempur Israel yang masuk wilayah Irak untuk menyergap pesawat yang ditumpangi Ghalibaf. Insiden ini memaksa Ghalibaf dan delegasi Iran untuk dievakuasi dan pulang ke Teheran melalui jalur darat selama delapan jam.

Respons Otoritas AS dan Diplomasi Pakistan

Melihat situasi yang mengkhawatirkan, otoritas AS meminta bantuan dari negara-negara sekutu di Timur Tengah untuk menyampaikan peringatan kepada Iran secara rahasia. Langkah ini diambil karena militer Israel secara sistematis telah menargetkan dan membunuh para pemimpin utama Iran sejak perang pecah pada 28 Februari.

Pakistan juga turut berperan dalam diplomasi ini dengan mendesak AS untuk menekan Israel agar menghapus nama Araghchi dan Ghalibaf dari daftar target pembunuhan mereka. Delegasi Iran bahkan meminta jaminan internasional dan pengawalan ketat dari jet tempur Pakistan saat mendarat di Islamabad untuk memastikan keselamatan mereka dari kejaran intelijen Israel.

Intervensi diplomatik dari Pakistan membuat AS meminta Israel untuk menarik mundur ancaman terhadap para pejabat Iran. Islamabad telah memberikan peringatan bahwa jika kedua tokoh ini tewas, maka peluang untuk negosiasi gencatan senjata dengan Iran akan sirna.

Source link