Invasi AS: Trump Bertekad Kuasai Pulau Iran?

by -86 Views

AS Diduga Siap Merebut Pulau-Pulau Iran

Jakarta, CNBC Indonesia – Serangan Amerika Serikat (AS) ke sejumlah pulau strategis Iran memunculkan spekulasi baru terkait tujuan sebenarnya dari tindakan tersebut. Selain ingin melumpuhkan kemampuan militer Teheran, Washington juga diduga berpotensi untuk merebut wilayah Iran. Namun, para analis memperingatkan bahwa langkah tersebut bisa membawa AS ke dalam perang darat yang lebih besar dan mahal.

Kemungkinan Operasi untuk Merebut Pulau Kharg?

Dalam serangan baru-baru ini ke Pulau Qeshm, Kish, dan Abu Musa, serta beberapa kota pelabuhan di pesisir selatan Iran, termasuk Bandar Abbas, spekulasi mengenai rencana AS untuk merebut wilayah Iran kembali mencuat ke permukaan. Pada Maret lalu, dua pejabat AS yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa Departemen Pertahanan AS tengah mempertimbangkan operasi terhadap Pulau Kharg, yang sangat strategis sebagai jalur bagi ekspor minyak mentah Iran.

Isu tersebut sempat mereda setelah nota kesepahaman ditandatangani pada 17 Juni lalu, namun kembali menjadi sorotan setelah Presiden AS, Donald Trump, tidak menutup kemungkinan adanya operasi semacam itu dalam sebuah wawancara dengan Fox News.

AS Dinilai Mampu Merebut Pulau-Pulau Iran

Menurut Andreas Krieg, seorang profesor di King’s College London, AS secara taktis memiliki kemampuan untuk merebut pulau-pulau Iran. Dengan kekuatan udara, laut, pasukan amfibi yang memadai, kemungkinan AS dapat menguasai sebuah pulau kecil milik Iran.

Sementara Nader Hashemi, profesor politik Timur Tengah di Universitas Georgetown, menilai AS tidak hanya mampu merebut pulau-pulau Iran, tapi juga mampu secara logistik mendudukinya karena masih menjadi kekuatan militer terbesar di dunia. Namun, biaya yang harus ditanggung menjadi pertimbangan utama dalam mengambil langkah tersebut.

Butuh Ribuan Tentara untuk Operasi Merebut Pulau

Operasi semacam itu membutuhkan sedikitnya 5.000 hingga 10.000 personel militer. Menurut Krieg, merebut dan mempertahankan pulau-pulau Iran menjadi tantangan besar bagi AS, terutama dalam konteks logistik dan biaya yang harus dikeluarkan.

Para analis juga memperingatkan bahwa langkah AS untuk merebut pulau-pulau Iran bisa memicu eskalasi besar dan mengubur negosiasi damai di masa depan. Ancaman atas Selat Hormuz juga tetap menjadi fokus utama, karena Iran dapat tetap meluncurkan serangan dari daratan utamanya.

Source link