Presiden Dievakuasi Tengah Malam: Misteri Di Balik Kejadian

by -89 Views







Presiden Taiwan Dievakuasi, Taiwan-China Berhadapan

Presiden Taiwan Dievakuasi, Taiwan-China Berhadapan

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Taiwan Lai Ching-te mendadak dievakuasi Rabu malam lalu. Ia dibawa menuju kendaraan pengangkut personel lapis baja. Evakuasi ini merupakan bagian dari latihan militer tahunan Han Kuang yang bertujuan memastikan kesiapan Taiwan menghadapi kemungkinan perang dengan China.

Lai Ching-te Dievakuasi dalam Latihan Han Kuang

Kantor kepresidenan Taiwan mengatakan Lai bersama sejumlah pejabat senior dibawa menuju pusat komando sebagai bagian dari latihan “Wan Chun”. Latihan ini dirancang untuk mengevakuasi para pemimpin Taiwan ke lokasi aman saat terjadi perang atau krisis besar. Lai terlihat mengenakan pelindung tubuh dan helm sebelum masuk ke kendaraan lapis baja.

Latihan Han Kuang Menguji Kesiapan Pemerintahan

Latihan Han Kuang berlangsung selama 10 hari untuk memastikan pemerintahan Taiwan tetap dapat berfungsi selama konflik. Kehadiran Lai dalam latihan ini menarik perhatian karena ini merupakan pertama kalinya ia menjalani prosedur evakuasi sebagai presiden. Berbagai aspek diuji, mulai dari struktur komando hingga mekanisme tanggap darurat untuk mengatasi situasi yang tidak terduga.

Kekhawatiran serangan yang menyasar kepemimpinan Taiwan juga mendorong latihan ini. China yang menganggap Taiwan sebagai wilayahnya pernah menyebut latihan militer Taiwan mencakup simulasi serangan presisi untuk misi “pemenggalan kepala”. Beijing tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk menguasai Taiwan.

Taiwan Berusaha Menguji Kesiapannya

Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan latihan Han Kuang mensimulasikan pertempuran secara realistis. Hal ini termasuk skenario blokade, perlindungan infrastruktur kunci, hingga persiapan masyarakat sipil. Selain itu, Taiwan juga melakukan uji coba perlambatan jaringan internet seluler untuk mengevaluasi kemampuan komunikasi dalam keadaan darurat.

Beijing belum memberikan komentar terkait latihan ini, namun aktivitas militer China di sekitar Taiwan terus berlangsung hampir setiap hari. Di sisi lain, Taipei melaporkan deteksi 14 pesawat militer dan sembilan kapal perang China di sekitar pulau pada Rabu. Sementara itu, Lai menyatakan bahwa masa depan Taiwan hanya dapat ditentukan oleh rakyat Taiwan.

(sef/sef)


Source link