Felix Rosenqvist dan Will Power Saling Kritik Soal Aturan Lapped Car di Seri IndyCar
Felix Rosenqvist dan Will Power tidak hanya meraih posisi kedua dan ketiga di Grand Prix of Portland, tapi juga menyuarakan kritik terhadap masalah lalu lintas yang dialami pembalap-pembalap di ajang IndyCar. Meski finis di podium, keduanya fokus menyoroti aturan terkait dengan mobil lapped yang mereka anggap patut diperbaiki.
Rosenqvist Ungkap Frustrasi
Rosenqvist yang memulai balapan dari pole position dengan Honda #60 milik tim Meyer Shank Racing memimpin balapan selama 33 lap. Namun, strategi bertahan lebih lama dan masalah keluar dari pit menyebabkan ia harus puas di posisi kedua di belakang Alex Palou.
Dalam tanggapannya, Rosenqvist tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyoroti masalah lapped car yang mengganggu perjalanan dirinya dan Palou sebelum pit stop terakhir. Mereka kehilangan waktu karena mobil dengan pembalap bernama Louis Foster.
Power Ikut Angkat Suara
Sementara itu, Will Power dari tim Andretti Global Honda juga merasakan kesulitan serupa, di mana masalah radio komunikasi dan lapped car menyulitkan strategi balapannya. Ia setuju dengan pandangan Rosenqvist bahwa aturan saat ini perlu diperbarui dan disesuaikan dengan zaman.
Power bahkan menyarankan agar para pembalap sepakat untuk membuat perubahan aturan yang lebih baik jika IndyCar tidak segera memperbaiki hal tersebut. Ia menilai, penyelesaian masalah mobil lapped harus menjadi prioritas agar balapan lebih adil dan kompetitif.
Meskipun Palou keluar sebagai pemenang di Portland, namun masalah lapped car menjadi sorotan utama setelah balapan. Rosenqvist dan Power yakin, perubahan aturan perlu segera dilakukan demi menjaga kualitas balapan IndyCar ke depan.





