Polisi Tangkap Lima Pemuda Diduga Bawa Tembakau Sistentis di Jakarta Timur

by -63 Views

Jakarta (ANTARA) – Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Polres Metro Jakarta Timur berhasil menangkap lima pemuda yang diduga membawa tembakau sintetis saat melaksanakan patroli pencegahan kejahatan jalanan di kawasan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu dini hari.

Patroli Pencegahan Kejahatan Jalanan

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan ketika petugas melakukan penyisiran di sekitar pukul 01.56 WIB dan mencurigai kelima pemuda tersebut berdasarkan gerak-gerik mereka.

“Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas berhasil menemukan barang bukti yang diduga kuat sebagai tembakau sintetis (sinte),” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta.

Selanjutnya, kelima pemuda beserta barang bukti diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Henik menambahkan bahwa patroli ini dilaksanakan secara intensif guna mencegah tawuran, kejahatan jalanan, dan gangguan ketertiban masyarakat. Selain di Jatinegara, patroli juga dilakukan di kawasan-kawasan rawan lain seperti Cililitan dan Pinang Ranti.

Peran Masyarakat dan Himbauan Polisi

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, memberikan himbauan kepada remaja dan generasi muda agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika dan zat berbahaya. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas dan pergaulan anak, terutama pada malam dan dini hari.

Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan Layanan Polisi 110 untuk melaporkan potensi gangguan kamtibmas dan peredaran narkotika di sekitarnya agar segera ditindaklanjuti oleh petugas yang berwenang.

Polisi terus memperkuat kehadiran di lapangan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap temuan dan tindakan yang dilakukan merupakan upaya nyata dalam memberantas kejahatan dan penyalahgunaan zat-zat berbahaya di lingkungan sekitar.

Sumber: ANTARA News

Source link