Bukan Burger atau Ayam Goreng, Wendy’s Rilis Album Baru

by -48 Views

Wendy’s memperkenalkan “menu” yang berbeda dari sajian restoran cepat saji pada umumnya. Alih-alih burger atau ayam goreng, jaringan restoran asal Amerika Serikat itu merilis album emo berjudul Songs to Listen to in a Wendy’s Parking Lot.

Album tersebut resmi diluncurkan pada 23 September 2026 dan berisi enam lagu. Proyek musik ini melibatkan sejumlah musisi dari ranah rock, di antaranya Matty Mullins dari Memphis May Fire, Shane Told dari Silverstein, serta Derek DiScanio dari State Champs. Matt Squire dipercaya sebagai produser.

Album tersedia di platform streaming

Secara musikal, album emo merujuk pada kumpulan lagu rock dengan lirik yang emosional, introspektif, dan bersifat pengakuan pribadi. Wendy’s menyediakan album itu melalui Spotify dan berbagai platform streaming lainnya.

Tak berhenti pada perilisan audio, Wendy’s juga menghadirkan video musik untuk proyek tersebut. Video itu dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Wendy’s.

Peluncuran album ini menjadi langkah yang tidak biasa bagi merek yang selama ini dikenal lewat menu makanan cepat saji. Wendy’s umumnya diasosiasikan dengan burger, ayam goreng, kentang, minuman bersoda, serta beragam hidangan penutup.

Dari burger persegi hingga album emo

Wendy’s didirikan Dave Thomas pada 1969. Nama restoran itu diambil dari nama tengah putrinya, Melinda Luo Wendy Thomas. Identitas visual Wendy’s juga berkaitan dengan sang putri, melalui logo berupa kepala anak perempuan dengan rambut dikepang dua. Melinda disebut memang senang memakai gaya rambut tersebut.

Menu Wendy’s mencakup sejumlah varian burger, seperti classic burger, classic chicken burger, spicy nanban chicken burger, dan double dave’s. Restoran ini juga menyajikan ayam goreng tepung, kentang, aneka dessert, serta minuman bersoda.

Meski jenis menunya memiliki kemiripan dengan restoran cepat saji lain, Dave Thomas meracik sendiri bumbu untuk produk Wendy’s. Sebelum mendirikan jaringan restoran tersebut, Thomas diketahui pernah bekerja sebagai chef di KFC.

Ciri lain yang membedakan Wendy’s terletak pada bentuk patty daging sapinya. Jika umumnya patty dibuat bundar mengikuti bentuk roti, Wendy’s menggunakan patty berbentuk persegi. Bentuk tersebut menjadi salah satu karakter yang membuat burger Wendy’s dikenal dan disukai.

Konsep gerainya turut memperkuat identitas merek. Dengan tagline Old Fashioned Hamburger, Wendy’s merancang interior restoran bergaya retro klasik. Kini, jaringan tersebut telah memiliki ribuan gerai di berbagai negara.

Source link