Festival Film Indonesia (FFI) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 November 2026 dengan mengusung tema “Askala Karya Sinema Indonesia”. Dari 93 film cerita panjang yang mendaftar, proses kurasi yang melibatkan 12 asosiasi profesi perfilman menetapkan 15 judul untuk masuk dalam daftar FFI tahun ini.
Film dengan beragam genre
Salah satu judul yang mencuri perhatian adalah Abadi Nan Jaya. Film Netflix garapan Kimo Stamboel ini mengangkat kisah Sadimin, pebisnis jamu yang meracik ramuan awet muda bernama “Abadi Nan Jaya”. Ramuan tersebut justru membawa petaka setelah mengubah Sadimin menjadi zombie dan memicu wabah yang menghancurkan desa. Film ini sempat menduduki peringkat pertama Netflix Top Global Film kategori non-English pada Oktober hingga November 2025.
Film lain yang masuk seleksi adalah Badut Gendong, bagian dari Universe Qodrat. Ceritanya berpusat pada Darso, pengamen jalanan yang kehilangan istrinya secara tragis. Karena begitu mencintai sang istri, Darso menggendong jasadnya di dalam boneka badut yang digunakan saat mengamen.
Genre romantis thriller diwakili Dopamin. Film ini mengikuti pasangan suami istri, Malik dan Alya, yang sedang menghadapi krisis finansial. Setelah wawancara kerja, mobil Malik mogok dan ia ditolong seorang pria misterius bernama Arif. Malik dan Alya kemudian mempersilakan Arif menginap sebagai ungkapan terima kasih. Namun, keesokan paginya Arif ditemukan meninggal dunia.
Ghost in the Cell menjadi film garapan Joko Anwar yang turut berada dalam daftar tersebut. Film komedi satir ini mengambil latar penjara dan mengangkat isu sosial-politik dalam negeri. Sumber menyebut film ini meraih kesuksesan di box office nasional serta pendapatan besar di pasar internasional.
Daftar lengkap 15 film FFI 2026
Film aksi kriminal Ikatan Darah diproduseri Iko Uwais dan disutradarai Sidharta Tata. Kisahnya mengikuti Mega, mantan atlet pencak silat yang bekerja sebagai pramusaji. Kehidupannya berubah ketika Bilal, kakaknya, dikejar kelompok gangster akibat terlilit utang.
Sementara itu, Monster Pabrik Rambut memadukan horor dan fantasi. Film ini bercerita tentang buruh yang meninggal setelah bekerja siang dan malam. Ida dan Putri kemudian menyelidiki penyebab kematian sang ibu serta berbagai fakta mengejutkan yang terjadi di pabrik.
Film keluarga Na Willa juga masuk dalam daftar. Film yang diangkat dari novel ini disebut mendapat pujian karena menghadirkan kisah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, didukung akting dan sinematografi yang dinilai memukau.
Adapun tujuh judul lainnya adalah No Body Loves Kay, Operasi Pesta Copet, Para Perasuk, Semua Akan Baik-baik Saja, Senin Harga Naik, Tukar Takdir, Surat untuk Masa Mudaku, dan Tunggu Aku Sukses Nanti.
Kelima belas film tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian FFI 2026 yang puncaknya digelar pada 20 November mendatang.
