Kriminal Kemarin: Tersangka Kecelakaan Bekasi dan Kebocoran Gas

by -44 Views

Rangkaian perkara kriminal di Jakarta dan sekitarnya pada Selasa (29/9) mencakup penetapan tersangka dalam kecelakaan kereta api, pengungkapan dugaan laboratorium etomidate, hingga penyelidikan pencurian kabel tembaga. Polisi juga menangani dugaan kebocoran gas yang membuat puluhan orang mengalami keracunan serta kasus pengeroyokan yang berujung kematian.

Penetapan tersangka dan pengungkapan laboratorium

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menetapkan AN (37), masinis Kereta Api Argo Bromo Anggrek, sebagai tersangka dalam kecelakaan dengan KRL Commuter Line tujuan Cikarang di Stasiun Bekasi Timur. Peristiwa pada 27 April 2026 itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia.

Penetapan tersangka tersebut berkaitan dengan kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL yang terjadi di wilayah Bekasi. Informasi mengenai langkah hukum terhadap masinis itu disampaikan sebagai salah satu perkembangan utama perkara kriminal yang ditangani kepolisian pada Selasa.

Pada kasus lain, Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengungkap dugaan operasi laboratorium narkotika jenis etomidate di sebuah rumah di Cluster Hawai Cove 6, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dari lokasi tersebut, polisi menyita sejumlah bahan baku dan peralatan yang diduga digunakan untuk memproduksi etomidate. Petugas juga mengamankan ribuan cartridge yang diduga berisi cairan etomidate. Pengungkapan itu dilakukan terhadap dugaan kegiatan produksi secara klandestin di kawasan permukiman tersebut.

Kasus kebocoran gas dan pengeroyokan

Polsek Pasar Rebo memanggil manajemen sebuah perusahaan di kawasan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, untuk dimintai keterangan terkait dugaan kebocoran gas. Insiden tersebut disebut menyebabkan puluhan orang mengalami keracunan.

Kapolsek Pasar Rebo Kompol Wayan Wijaya mengatakan baru satu orang dari pihak manajemen yang dipanggil. “Baru satu orang dari pihak manajemen yang kami panggil untuk dimintai keterangan,” kata Wayan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Utara menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penganiayaan hingga menyebabkan EY (28) meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Adhe Hariadi menyebut ketiga orang yang ditangkap berinisial YG, RA, dan JAT. “Polres Metro Jakarta Utara telah menangkap tiga pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini, ketiga pelaku berinisial YG, RA dan JAT,” kata Adhe di Jakarta, Selasa.

Penyelidikan pencurian kabel

Di Jakarta Selatan, polisi menyelidiki dugaan pencurian kabel tembaga di kawasan Kalibata, Pancoran. Seorang pria dilaporkan membawa dua karung kabel tembaga dalam perkara tersebut.

Kapolsek Pancoran Kompol Suminto mengatakan petugas masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. “Kami cek TKP,” ujar Suminto saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Source link