7 Fakta Gelap Rapunzel Versi Asli Grimm Bersaudara

by -39 Views

Di balik kisah Rapunzel yang dikenal lewat film Disney, terdapat cerita asli dengan rangkaian peristiwa yang jauh lebih kelam. Jika versi animasinya berakhir dengan pertemuan sang putri dan orang tuanya, cerita yang ditulis Grimm bersaudara memuat penculikan, kehamilan, pengasingan, hingga seorang pria yang kehilangan penglihatannya.

Versi Disney yang berakhir bahagia

Dalam versi Disney, Rapunzel digambarkan sebagai putri cantik dengan rambut emas yang panjang. Ia diculik dan dikurung oleh penyihir bernama Mother Gothel di sebuah kastil tinggi di tengah hutan. Bangunan itu tidak memiliki pintu, sehingga satu-satunya akses keluar-masuk adalah sebuah jendela.

Mother Gothel menggunakan rambut Rapunzel sebagai jalan untuk naik ke kastil. Selama bertahun-tahun, Rapunzel tidak pernah meninggalkan tempat tersebut. Keadaan berubah ketika seorang pria secara tidak sengaja berhasil masuk ke dalam kastil. Setelah sempat berdebat, keduanya sepakat meninggalkan menara itu bersama-sama.

Keinginan utama Rapunzel adalah melihat lampion yang diterbangkan pada hari tertentu. Belakangan, ia mengetahui bahwa lampion tersebut diterbangkan oleh pihak istana untuk memperingati hari kelahirannya. Kisah itu kemudian berakhir bahagia ketika Rapunzel bertemu kembali dengan kedua orang tuanya.

Film animasi Rapunzel tayang pada 2010. Sementara itu, versi live action dijadwalkan tayang pada 2028 dengan Taegan Croft, Milo Manheim, dan Kathryn Hahn sebagai pemeran. Film tersebut disutradarai Michael Gracey.

Kisah Grimm bersaudara lebih gelap

Versi yang lebih dikenal sebagai cerita asli diterbitkan Jacob dan Wilhelm Grimm pada 1812 dalam kumpulan cerita rakyat Jerman Kinder- und Hausmärchen. Sumber lain menyebut kisah Rapunzel telah lebih dulu hadir sebagai cerita tutur yang dikaitkan dengan Charlotte-Rose Caumont de la Force pada 1698. Alurnya disebut tidak jauh berbeda dari versi Grimm bersaudara.

Cerita tersebut bermula dari sepasang petani. Saat hamil, sang istri mengidamkan rampion, tanaman yang hanya tumbuh di kebun milik penyihir Dame Gothel. Suaminya mencuri tanaman itu, tetapi tertangkap. Dame Gothel kemudian membuat kesepakatan: pasangan tersebut boleh mengambil rampion, dengan syarat bayi yang akan lahir diserahkan kepadanya.

Karena takut, sang suami menyetujui perjanjian itu. Setelah bayi lahir, Dame Gothel datang mengambilnya dan menamai anak tersebut Rapunzel. Bayi itu kemudian dibawa ke menara di tengah hutan, yang tidak memiliki pintu dan hanya dapat diakses melalui jendela dengan bantuan rambut Rapunzel.

Ketika dewasa, Rapunzel menarik perhatian seorang pria yang mendengar suaranya saat bernyanyi. Pria itu berhasil masuk ke menara, lalu keduanya jatuh cinta dan diam-diam bertemu. Rapunzel kemudian hamil, tetapi tidak memahami perubahan pada tubuhnya.

Mengetahui kehamilan tersebut, Dame Gothel murka. Ia memotong rambut Rapunzel dan mengusirnya ke hutan. Rapunzel bertahan hidup dengan memakan buah liar hingga melahirkan anak kembar. Sementara itu, Dame Gothel menjebak pria tersebut di menara. Dalam pertengkaran, ia mendorongnya hingga jatuh. Mata pria itu terkena duri dan membuatnya buta.

Pria tersebut mengembara bertahun-tahun sampai tiba di gurun tempat Rapunzel tinggal. Ia kembali mendengar nyanyiannya. Saat mereka bertemu, air mata Rapunzel jatuh ke mata pria itu dan secara ajaib memulihkan penglihatannya. Keduanya kemudian hidup bersama anak kembar mereka.

Source link