Rekor 1,6 Juta Kendaraan Keluar dari Jabodetabek: Analisis Tren Transportasi Terkini

by -124 Views

Lebih dari 1,6 juta kendaraan telah meninggalkan Jabotabek menjelang hari raya Idulfitri. Jasa Marga melaporkan bahwa sejumlah 1.638.643 kendaraan sudah bergerak keluar wilayah Jabotabek selama 10 hingga 2 hari sebelum libur Lebaran 1446H/Idulfitri 2025. Angka ini mencakup arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol Utama, seperti GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi. Total volume lalu lintas meninggalkan Jabotabek naik 25,6% dibandingkan dengan lalu lintas normal dan meningkat 0,9% dibandingkan dengan Lebaran 2024.

Distribusi kendaraan yang keluar dari Jabotabek ke tiga arah, yaitu Timur, Barat, dan Selatan, mencapai 903.054 kendaraan (55,1%) menuju arah Timur, 423.694 kendaraan (25,9%) menuju arah Barat, dan 311.895 kendaraan (19,0%) menuju arah Selatan. Rincian distribusi lalu lintas menunjukkan peningkatan signifikan terutama menuju arah Trans Jawa dan Bandung, meskipun ada sedikit penurunan jumlah kendaraan yang menuju arah Merak dan Puncak.

Lisye Octaviana dari Jasa Marga mengungkapkan bahwa pada H-2 libur Idulfitri 1446H/Lebaran 2025, lalu lintas meninggalkan Jabotabek mencapai 200.263 kendaraan, dengan peningkatan 20,8% dari lalu lintas normal. Lonjakan lalu lintas terutama tercatat pada arah Timur menuju Trans Jawa, di mana GT Cikampek Utama mengalami peningkatan lalu lintas yang signifikan.

Setelah puncak arus mudik Idulfitri 1446H, Jasa Marga memulai penutupan rekayasa lalu lintas one way nasional di ruas tol Jakarta-Cikampek. Langkah ini dilakukan setelah penutupan arus mudik pada Jumat, 28 Maret 2024.

Source link