Ekonomi Indonesia Target Tumbuh 6% di 2026, Ingat Bahaya

by -144 Views

Pada tahun depan, Pemerintah Indonesia merencanakan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4%, namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis dapat mencapai angka 6%. Target defisit pemerintah juga diturunkan menjadi 2,7% terhadap PDB, berdasarkan pertumbuhan pendapatan yang kuat dan pengeluaran yang lebih tinggi. Namun, ekonom UOB KayHian Suryaputra Wijaksana memiliki pandangan bahwa defisit mungkin melebihi target pemerintah. Menurut Surya, ekspektasi defisit sekitar 2,8-3,0% dari PDB lebih realistis, karena pertumbuhan pendapatan yang kemungkinan akan melambat dan reformasi pengeluaran yang terus berlanjut.

Surya juga memperkirakan pertumbuhan pendapatan negara akan tetap di angka satu digit, didorong oleh konsumsi dan investasi domestik yang meningkat, serta potensi peningkatan harga komoditas global. Namun, dia melihat bahwa pengeluaran pemerintah dapat kembali di bawah target, terutama dalam transfer ke daerah, karena pemerintah terus mereformasi kebijakan pelaksanaan anggaran. Pemerintah memperkirakan defisit fiskal 2026 akan berada di kisaran 2,8-3,0% dari PDB dengan pembiayaan yang substansial, termasuk penerbitan obligasi domestik yang tinggi dan peningkatan utang mata uang asing.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6% pada tahun 2026. Dia menyebut bahwa hal tersebut tidak terlalu sulit dicapai dengan strategi yang telah disiapkan, salah satunya adalah akselerasi anggaran di awal tahun. Selain itu, dia percaya bahwa iklim usaha yang semakin membaik akan mengembalikan kepercayaan investor, termasuk investor asing, terhadap Indonesia. Purbaya juga berkomitmen untuk mengevaluasi peraturan-peraturan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6% atau lebih dapat tercapai.

Source link