Genjot Ekspor: LPEI Bantu 1.600 UMKM & Desa Tembus Pasar Global

by -207 Views

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berhasil mencatat pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025, dengan laba bersih mencapai Rp252 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 8% (YoY). Hal ini didukung oleh transformasi bisnis dan pertumbuhan pembiayaan di atas 15%, yang mengatasi ekspektasi. Meskipun gejolak ekonomi global terjadi, LPEI tetap melakukan diversifikasi pembiayaan di sektor bisnis seperti CPO, bahan tambang, dan manufaktur. Selain itu, ekspor ke berbagai kawasan seperti Afrika, Asia Selatan, dan Amerika Latin juga turut berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis LPEI.

Pihak LPEI juga melihat potensi pengembangan sektor tekstil dan garmen yang permintaannya masih tinggi, walaupun harus menghadapi masalah bahan baku impor. Upaya pengembangan UMKM serta Desa Ekspor juga terus didorong oleh LPEI, dengan program Desa Ekspor yang saat ini telah diikuti oleh 7.000 anggota dan 1.600 anggota telah berhasil menjadi eksportir.

Dalam menghadapi tekanan global dan dampak penurunan peringkat utang RI, bagaimana strategi LPEI untuk tetap mendorong pembiayaan ekspor? Lebih lanjut, Anda dapat menyimak dialog antara Andi Shalini dan Ketua Dewan Direktur sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Sukatmo Padmosukarso dalam acara Power Lunch di CNBC Indonesia pada tanggal 16 Maret 2026.

Source link