Polisi Amankan 18 Pemuda Hendak Tawuran di Jakarta Timur

by -71 Views

Senjata tajam jenis celurit, benda yang diduga bom molotov, bensin, serta bahan yang diduga tembakau sintetis disita dalam patroli gabungan di Jakarta Timur. Dalam kegiatan yang berlangsung sejak Sabtu (12/9) malam hingga Minggu dini hari itu, polisi mengamankan 18 pemuda yang diduga hendak terlibat tawuran.

Patroli tersebut melibatkan personel Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Para pemuda diamankan dari dua lokasi berbeda di wilayah Pulogadung dan Cakung pada jam rawan malam hari.

“Dalam kegiatan pencegahan gangguan keamanan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit, benda yang diduga bom molotov, sebotol bensin, hingga satu plastik klip berisi bahan diduga tembakau sintetis,” kata Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto di Jakarta, Minggu.

Sepuluh Pemuda Diamankan di Cipinang

Lokasi pertama yang didatangi tim patroli berada di Jalan Tirta, Cipinang, Pulogadung. Sekitar pukul 23.50 WIB, petugas menemukan sekelompok pemuda sedang berkumpul di kawasan tersebut.

Dari lokasi itu, polisi mengamankan 10 orang. Sejumlah barang turut disita, terdiri atas satu celurit, sembilan telepon genggam, dan empat sepeda motor.

Setelah melakukan pengamanan di Cipinang, tim gabungan meneruskan patroli ke kawasan Penggilingan, Cakung. Petugas tiba di lokasi kedua, tepatnya di Jalan Amalia, pada pukul 02.45 WIB.

Delapan pemuda kemudian diamankan dari lokasi tersebut. Polisi juga menemukan satu benda yang diduga bom molotov, sebotol bensin, satu plastik klip berisi bahan yang diduga tembakau sintetis, tiga telepon genggam, serta satu sepeda motor.

Diserahkan ke Polsek Pulogadung

Henik mengatakan patroli gabungan itu dijalankan sebagai langkah preventif untuk menekan kriminalitas jalanan dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada malam hingga dini hari.

“Kami juga terus memperkuat sinergi dengan jajaran kewilayahan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Henik.

Seluruh pemuda yang diamankan dari kedua lokasi telah diserahkan ke Polsek Pulogadung. Barang bukti yang ditemukan selama patroli juga dibawa ke kantor polisi untuk kepentingan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Secara terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak, khususnya pada malam hingga dini hari. Komunikasi aktif di dalam keluarga dinilai penting agar anak tidak berada di luar rumah pada jam rawan.

“Kami mengajak orang tua untuk membangun komunikasi aktif dengan anak dan memastikan mereka berada di rumah pada jam rawan. Apabila masyarakat mengetahui adanya potensi tawuran atau gangguan keamanan, segera laporkan melalui layanan Kepolisian 110 agar petugas dapat segara menindaklanjuti,” kata Budi Hermanto.

Source link