**Pasukan 1.000 Janda: Kisah Malahayati dari Kesultanan Aceh**

by -41 Views

Kisah Malahayati dan pasukan Inong Bale, kelompok perempuan yang bangkit melawan penjajahan di Kesultanan Aceh, akan hadir dalam film sejarah berjudul Pasukan 1000 Janda. Film ini disutradarai Archie Hekagery dan dibintangi sejumlah aktris, di antaranya Atiqah Hasiholan, Cut Mini, serta Ulli Triani.

Film tersebut mengangkat perjuangan Malahayati setelah ia kehilangan suaminya, Laksamana Tuanku Mahmuddin bin Said Al Latief, yang gugur dalam pertempuran melawan Portugis. Dari kisah para janda perang yang kemudian dikumpulkannya, lahirlah pasukan Inong Bale—nama yang berarti pasukan janda.

Riset sejarah dan dramatisasi cerita

Archie Hekagery mengatakan, produksi film ini berangkat dari sejarah keberanian Inong Bale di bawah kepemimpinan Malahayati. Tim produksi melakukan riset mendalam agar cerita yang disajikan tetap sesuai dengan latar sejarahnya.

Meski demikian, sejumlah modifikasi alur tetap dilakukan untuk kebutuhan dramatisasi film. Penyesuaian tersebut menjadi bagian dari cara film membangun cerita, tanpa menghilangkan kisah utama tentang perjuangan Malahayati dan pasukannya menghadapi penjajah.

Para pemain juga menjalani persiapan fisik untuk memerankan tokoh-tokoh perempuan yang terlibat dalam peperangan. Atiqah Hasiholan dan aktris lainnya mengikuti latihan fisik serta bela diri secara intensif. Latihan itu diperlukan untuk menggambarkan sosok perempuan yang terjun langsung ke medan perang.

Malahayati dan duel dengan Cornelis de Houtman

Malahayati dikenal sebagai tokoh dari Kesultanan Aceh pada abad ke-16. Ia lahir pada 1550 dan tumbuh dalam lingkungan militer angkatan laut Aceh. Ia juga menempuh pendidikan resi di bidang maritim dan strategi perang.

Setelah suaminya gugur dalam perlawanan terhadap Portugis, Malahayati mengajak para janda perang lainnya untuk bangkit dan melanjutkan perjuangan. Dari sinilah pasukan Inong Bale terbentuk di bawah kepemimpinannya.

Salah satu pencapaian terbesar Malahayati adalah keberhasilannya menghadapi Cornelis de Houtman. Dalam peristiwa yang menjadi bagian penting dari kisahnya, Malahayati berduel satu lawan satu dengan de Houtman di atas geladak kapal di Aceh. Ia kemudian menikam de Houtman menggunakan rencong, senjata khas Aceh.

Adegan duel tersebut menjadi klimaks dalam Pasukan 1000 Janda. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 11 November mendatang.

Source link