Pelaku Pembacokan di Cilincing Serahkan Diri ke Polisi

by -38 Views

Seorang pria berinisial MNHD (26) menyerahkan diri ke Polsek Cilincing setelah membacok ADN (32) dengan celurit hingga meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi di Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (1/10) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan korban meninggal akibat kehabisan darah setelah mengalami luka akibat senjata tajam. “Korban ini meninggal dunia karena kehabisan darah setelah dianiaya oleh pelaku menggunakan sebilah celurit,” kata Bobi di Jakarta, Jumat.

Berawal dari panggilan nama

Berdasarkan keterangan MNHD, kejadian bermula ketika ia memanggil korban dengan sebutan “Boleng”. Korban disebut tidak terima dengan panggilan tersebut. Ia kemudian mengambil kursi dan memukulkannya ke tubuh pelaku.

Pelaku yang emosi lalu mengambil celurit dari dalam rumah. Senjata tajam itu digunakan untuk membacok korban satu kali. Bacokan mengenai bagian bawah perut sebelah kiri.

Setelah korban terjatuh dan bersimbah darah, pelaku sempat memegang korban serta meminta pertolongan. Namun, tidak ada orang yang membantu. MNHD kemudian mendatangi Polsek Cilincing untuk menyerahkan diri.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit

Penganiayaan tersebut berlangsung ketika pertandingan sepak bola Timnas Indonesia melawan Bangladesh sedang ditonton warga. Seorang saksi yang berada di warung untuk menyaksikan laga itu melihat korban tergeletak, lalu membawanya ke RSUD Cilincing.

Hasil pemeriksaan dokter Instalasi Gawat Darurat RSUD Cilincing menunjukkan adanya luka terbuka pada bagian bawah perut kiri korban. Luka tersebut memiliki panjang sekitar 3 sentimeter dan kedalaman 6 sentimeter. Dokter sempat menjahit luka itu sebanyak tiga jahitan.

Namun, korban akhirnya meninggal dunia akibat kehilangan banyak darah. Bobi menjelaskan, terdapat pula luka pada ujung kuku kaki kanan korban. Luka itu bukan akibat bacokan, melainkan terjadi saat korban dibawa ke IGD.

“Sementara untuk luka pada ujung kuku kaki sebelah kanan disebabkan pada saat membawa korban ke IGD RSUD Cilincing kaki kanan korban terjuntai dan terseret di aspal,” ujar Bobi.

Polisi menyebut MNHD telah menyerahkan diri setelah kejadian tersebut. Keterangan mengenai pemicu cekcok dan penggunaan celurit diperoleh dari pemeriksaan terhadap pelaku.

Source link